Alasan Mengevakuasi Diri

Tidak sedikit orang yang memaksakan diri tetap bertahan di rumahnya, meski banjir telah merendam dan berkecenderungan terus naik. Mereka tentu punya alasan tersendiri, meski menurut saya pilihan bertahan di rumah ketika banjir melanda bukanlah keputusan bijak.

Jalanan utama perumahan telah terendam banjir setinggi dada saya, meski air baru masuk ke rumah sebatas mata kaki ketika saya (menganjurkan) mengevakuasi keluarga (dan diri) sewaktu banjir melanda kemarin. Saya tentu punya pertimbangan sendiri, berikut diantaranya:
Continue reading →

, ,

Berakhir Pekan Di Pengungsian

Saya menuliskan jurnal ini dari lokasi pengungsian. Tepatnya di rumah mertua kakak saya di Jati Mekar yang alhamdulillah daerahnya relatif tinggi sehingga tidak terkena banjir *atau belum? Mungkin kurang tepat disebut pengungsian jika dibandingkan dengan makna kata pengungsian yang tergambar dalam benak kita selama ini, namun toh kenyataannya sudah dua keluarga mengungsi kesini dan nanti menyusul keluarga paman yang tengah menanti air agak surut untuk buru-buru mengevakuasi diri, bergabung kesini.
Continue reading →

, ,

Ajakan Diskusi Tim Swakelola Tidak Ditanggapi

Setelah mencoba mengajak baik-baik diskusi untuk mengklarifikasi dan mencari jalan keluar terbaik dari kericuhan yang terjadi, ternyata ajakan tim swakelola keamanan dan kebersihan rw 36 tidak ditanggapi sama sekali oleh pihak pengelola Kemang Pratama. Bahkan ajakan diskusi di kantor kelurahan Bojong Rawalumbu atas undangan bu lurah *benerkan bu lurah? juga tidak digubris sama sekali.

Warga jadi makin tidak paham apa maunya pengembang dan untuk sementara menganggap bahwa (ancaman) gugatan dan tuduhan pengelola dalam surat sebelumnya tidak lebih dari sekedar gertakan tiada mutu. Mulai Januari ini, rencana pengelolaan mandiri keamanan dan kebersihan rw 36 Kemang Pratama 2 mulai dieksekusi. Berdasar surat edaran terakhir dari tim swakelola, penarikan iuran akan dilakukan oleh petugas rw yang ditunjuk dengan dibekali surat tugas. Saya lihat satpam rw juga sudah mengambil alih kendali keamanan dan terlihat sering berpatroli.

Kita tinggal lihat apakah tim swakelola dan pengurus rw 36 bisa amanah memegang kendali pengelolaan, kalau tidak ya kita provokasi warga buat ‘gebukin’ rame-rame. :)