
Mulai terjadi sejak 2 pekan yang lalu; kadang muncul, kadang menghilang. Sejak 2 hari yang lalu kemunculannya menjadi permanen. Menurut CS di Grapari, kode galat diatas divonis sebagai rusaknya kartu SIM, bisa terjadi karena HP sering diletakkan terlalu dekat dengan alat elektronik, sering mengisi ulang batere dalam keadaan menyala *bener nih? atau sering copat copot kartu. Kalau menurut saya, kemungkinan karena terlalu kuatnya magnet yang ada dalam bungkus kulit HP yang saya pakai.
Urung saya ganti kartu SIM, malah mencoba membandingkan tarif, berpikir pindah layanan; dari Halo ke Xplor. Ada masukan?
Possibly Related Posts:
- Beberapa Hal (menyebalkan) di Samsung Service Center Bekasi
- Agregator Kilasan, MagpieRSS: Failed to fetch
- Kartu Nama Blogger
- Nusa Cyber, Internet 24 Jam Bebas Tambahan Di Kemang Pratama 2
Readers who viewed this page, also viewed:
- Mohon Doa Restu, Pembukaan Toko Sarung Tenun
- Superfluous
- Mencoba BSM Net Banking
- Selamat Idul Fitri 1428 H
- YMTiny, Alternatif berYM ria di HP






5 comments ↓
Saya baru saja mengalami masalah dengan SIM CARD. Saya pengguna mentari sudah semenjak awal punya HP masa kuliah, kira2 dari thn 2001. Sudah 3 hari ini simcard mentari saya ga bisa dipakai. Dzon saya tadinya hp yang rusak, tapi ternyata saat saya coba pasang SIM CARD teman ada sinyalnya. Saya masih bingung.. Apakah sebab kerusakan SIM CARD MENTARI saya? Masih dapat diganti ga? Soalnya nomornya udah branded banget.. Saya sudah coba telp ke call center mentari yang sangat menyebalkan (karena mesti dengar pesan ini dan itu, terlalu banyak tetek bengek mesti tekan ini tekan itu, dengar dulu, tekan itu, banyak bangettt…). Pas nanya grapari indosatnya, cuma dikasih tau alamat doang, ga ada telponnya lagi. Saya khan ga tau tepatnya.. call centernya juga sama. Hughhh!!!
Ditepuuuuuu
Dasar CS ngomong seenaknya aja. Gua 24 jam 7 hari seminggu 12 bulan 1 taon ON terus walo charging dll….
(Kecuali on flight, gua matiin.)
Memang pada dasarnya SIM card itu ada masa pakai, karna banyak faktor. Yg paling sering terjadi kerusakan karena oksidasi.
bilang aja mo ganti nomer, pake alesan SIM CArd rusak segala :p
ooo ini ternyata penyebabnya nt ganti nomor kemaren
btw, sebelumnya sy pake xplor, emang klo dibandingkan ama sesama pascabayar, menurut sy xplor lbih murah, cm ternyata klo dibandingkan ama bebas xl, kayaknya lbih murah bebas, memang ga semua kasus seh, tp sebagian besar mnrt sy lbih banyak promosi tarif di xl bebas drpd xplor. selain bebas lebih bs dikontrol, klo pke bebas isi xtra bs sms gratis ke sesama xl (khususnya ke istri :D)
salah satu kelebihan xl adalah menurut sy adalah dia ga perlu gnti kartu klo qta pindah bolak-balik pra pasca (lho kok jadi promosi ya :))
Keknya sih memang ada masa pakai (seperti katanya WasitH) untuk tiap simcard. Tanpa memandang operator.
Tarif memang saat ini memegang peranan, tapi kejelasan tentang fitur dan support terhadap kebutuhan2 kita juga musti dipertimbangkan.
Operator yang musti dipertimbangkan adalah operator yang care dengan segala inovasi untuk memanjakan pelanggannya… well itu pendapat pribadi sih akhi
Sejujurnya saya masih kepincut dengan statement dari salah satu executive operator seluler dalam acara debat executive di GMS Conference di Bali, terkait dengan perang tarif yang ada saat ini. Beliau menyampaikan:
“Strategi perusahaan kami untuk memenangkan market adalah dengan memberikan kepastian bisnis kepada seluruh stake holder, mulai dari pemegang saham –memastikan bahwa bisnisnya sustain-, pelanggan-bahwa mereka akan mendapat value lebih daripada operator lain-, para mitra kerja –mulai vendor, distributor (ini maksudnya dealer sampai ke outlet paling ujung)-. Ini penting, karena dengan menjamin kepentingan dan kebutuhan semua stake holder itu, maka perusahaan kami yakin akan menang dalam kompetisi ini.”
Ada nada optimisme dan keyakinan yang mendalam terhadap kemampuan perusahaan dan tercermin juga visi dan misi perusahaan yang menjadi pegangan perusahaan.
…(ngomong apa ini barusan)
Leave a Comment