Seminar NII

Menyibak Tabir Kesesatan NII

Aliansi Mahasiswa Korban NII KW9 adalah pihak yang membuat presentasi ini.

Possibly Related Posts:

Readers who viewed this page, also viewed:

Subscribe: get DHIKA DG delivered by email

26 comments

#1 hdn on 09.25.07 at 12:44 pm

Kagak ada habis2nya nih NII…

#2 ario dipoyono on 09.30.07 at 1:04 pm

la.. hari gini pengen merdeka, bukannya kita udah MERDEKA bro… lihat tuh Myanmark yang ditindas pemerintahnya, la… Indonesia khan masih mending

#3 mr.bambang on 10.02.07 at 1:41 pm

isinya cuman mengkafirkan lagi mengkafirkan lagi yang bukan golongannya…CAPEDE

#4 MisS.. yH... on 10.05.07 at 10:13 am

NII uda bikin temEn 9w saKit jiWa dan 9w uDa haMpir saKit jiWa diBuatNya…
cUz 9iVin9 soLutioN duNk 9iMana meN9eLuaRkan dY daRi koMunitas NII….
pLeaSe…9iVe mE soLutiOn…
9w taKut ban9et tMen 9w terJeruMus LEbiH jaUh LA9i…

#5 SIAPA AJE on 10.30.07 at 12:58 pm

oia … aku buka situs Negara Islam Indonesia di situs http://members.tripod.com/darul_islam/ ada tulisan seperti ini:

“Sekelumit isi dari buku “Serial Musuh-musuh Darul Islam 01 : Sepak Terjang KW9 Abu Toto Menyelewengkan NKA-NII Pasca S.M. Kartosoewirjo”

Detail buku karangan Al-Chaidar berikut: “Serial Musuh-musuh Darul Islam 01: Sepak Terjang KW9 Abu Toto Menyelewengkan NKA-NII Pasca S.M. Kartosoewirjo” Berikut ini saya cuplikkan bagian dari buku tersebut, khususnya antara halaman 91-95: Ciri-Ciri Pengikut NII Abu Toto yang Sesat dan Menyesatkan Berbagai berita yang beredar di masyarakat awam, bahwa dalam lingkungan komunitas muslimin di Indonesia, sekelompok gerombolan di bawah pimpinan Toto Abdussalam ini punya garis perjuangan mentereng, yaitu mendirikan Negara Islam Indonesia. Ironisnya perilaku kelompok ini justru berbentangan dengan ajaran Islam. Mereka tidak mewajibkan shalat lima waktu, yang sebenarnya wajib. Mereka pun memiliki kriteria yang melenceng tentang ketentuan menutup aurat Bahkan mereka menilai kondisi saat ini sama dengan masa jahiliyah, oleh karenanya mereka merasa berhak mengambil harta siapapun (warga negara Indonesia, tak peduli pribumi atau non-pribumi, muslim atau non-muslim) dengan dalih dan cara apapun. Gerombolan ini (mereka menyebut dirinya KW9) mengklaim memiliki outlet di 27 propinsi. Untuk wilayah Jakarta, dipimpin oleh seorang bemama Syaifullah, salah seorang kader kepercayaan Toto Abdussalam yang sangat loyal. Meski memiliki outlet di 27 propinsi, Toto Abdussalam sendiri lebih cenderung ngendon di Jakarta. Sebagai pimpinan puncak di kelompoknya, Toto Abdussalam berhasil menjalin hubungan baik dengan kalangan Polisi dan Tentara.. Jadi, kalau pada suatu hari ada salah seorang anak buahnya yang terpaksa berurusan dengan Polisi dan Tentara, Toto Abdussalam tinggal menelpon petinggi kepolisian/tentara koleganya, maka urusan pun sudah tuntas. Cara-cara gerombolan ini mengumpulkan dana, selain ditempuh dengan cara mengambil harta siapapun, dengan dalih dan cara apapun, juga dengan menetapkan sejumlah target kepada setiap jemaahnya. Berikut adalah ciri-ciri lainnya kelompok Toto Abdussalam: (01) pengajian tertutup, dan dalam tempo singkat, terkesan pemaksaan. (02) calon pengikutnya diajak ke suatu tempat tertentu untuk dibai’at. (03) mata sang calon ditutup rapat dan penutup baru dibuka bila mereka sampai tiba di tempat tujuan. (04) mereka berdakwah dengan menjual ayat-ayat Al-Qur’an dan Dienul Islam, tetapi dalam pelaksanaannya sangat jauh dari Dienul Islam yang mereka ungkapkan. (05) mereka suka melakukan penyedotan dana jamaahnya, sedikit-sedikit bayar uang. (06) tidak ada kewajiban untuk menutup aurat bagi wanitanya. (07) tidak mewajibakan shalat dengan alasan belum Futuh Mekkah, padahal Nabi Muhammad SAW wafat setelah terjadi Futuh Mekkah. (08) tidak mampu berinfaq dianggap hutang. (09) mengkafirkan orang di luar kelompoknya. (10) menghalalkan bentuk pencurian. (11) Mereka mengatas- namakan NII untuk lebih mudah menjaring aktivis muslim, tetapi di sisi lain menghalalkan darah muslimin. (12) Isra Mi’raj, ketika Nabi naik langit ketujuh mereka artikan tentang tujuh tingkat struktur pemerintahan, yaitu RT, RW, Lurah, Camat, Bupati, Gubernur dan Presiden. (13) dan masih banyak bentuk-bentuk penyimpangan Al-Qur’an dan Sunnah lainnya. Disinyalir kelompok NII KW9 Abu Toto ini adalah misi terselubung untuk menghancurkan pemahaman nilai-nilai ajaran Islam dengan memakai Islam itu sendiri. Seperti sebuah teori politik dari Napoleon Bonaparte dikatakan, “Kalau ingin membunuh kuda, gunakanlah kuda”. Dimunculkannya NII KW9 adalah usaha untuk menghancurkan NII dari dalam, dengan caca mempengaruhi image masyarakat bahwa NII sedemikian rupa. … …menonjol terlihat dewasa ini ada pada kelompok NII versi Abu Toto. Dalam kelompok ini mempunyai pemahaman da’wah yang mirip dengan ingkarussunnah, bukan dalam pengertian mengingkari sunnah (perjalanan) nabi dari mulai diberikan wahyu sampai futuh, namun dalam pengertian bahwa mereka telah banyak mengingkari hadits-hadits nabi sebagai hujjahnya. Bahkan sumber informasi menyebutkan bahwa dalam metode dakwah mereka mempergunakan gerakan Isa Bugis. Adapun Beberapa ciri dan keanehan gerakan ini adalah: Pertama, pengajiannya sangat eksklusif, misalnya disekap dalam sebuah kamar rumah yang tidak diketahui pemiliknya. Orang yang memberi pengajian seringnya tidak diketahui secara jelas alamatnya, bahkan namanya pun seringnya bukan nama asli.. Kedua, biasanya materi pertama adalah tentang kebenaran A1-Qur’an. Dari materi dasar ini, para peserta pengajian akan menerima materi-materi berikutnya dengan rujukan Al-Qur’an dan jarang menggunakan hadits, sebab mereka bertameng dengan sebuah sabda Nabi Shalallahu.’alaihi wassalam yang berbunyi: “Inna khaerul hadits kitaaballah…” Artinya: “Sebaik-baik hadits adalah kitabullah”. Dari sini mulai nampak ciri ingkarussunnahnya, dan inilah hal-hal yang paradoks di dalam ajaran mereka. Menolak hadits tapi berdalil dengan hadits. Ketiga, A1-Qur’an ditafsirkan menurut kepentingan mereka sendiri. Pengambilan hujjah dari Al-Qur’an nampak sekedar mencari legitimasi atas sebuah pemahaman, tanpa rujukan dari hadits dan tafsir bahkan bahasa Arab yang benar. Keempat, menghalalkan harta di luar kelompoknya. Mereka menganggap di luar kelompok mereka halal hartanya, dengan menganggapnya sebagai harta fa’i.. Di sebuah SPK, bendahara kelas yang ikut kelompok KW9 ini menggelapkan uang milik teman-temannya. Kelima, tentang kewajiban Shalat. Mereka tidak menganggap bahwa ibadah shalat sebagai kewajiban setiap Muslim (fardhu ‘ain). Terbukti banyak waktu shalat yang terlampaui ketika kegiatan pengajian. Misalnya, pengajian dimulai sebelum dhuhur dan selesai ba’da ashar, pada dua waktu shalat itu mereka tidak melaksanakannya. Mereka memberikan hujjah bahwa da’wah yang dilakukan sama dengan melakukan shalat, dan dengan da’wah-da’wah (tilawah) itulah sesungguhnya dapat tercegahnya manusia dari perbuatan keji dan mungkar. Kalaupun ada yang melakukan shalat, shalatnya itu dirapel (digabung atau diborong) menjadi satu waktu. Dan berbagai keanehan pemahaman lainnya yang tidak perlu kami bahas lagi di sini, mengingat begitu jauhnya pemahaman tersebut dari pemahaman yang haq sebagaimana disampaikan oleh para ulama dan salafussaleh. Gerakan tersebut kontra produktif dengan aktifitas da’wah Islam. Berbagai sikap phobi masyarakat banyak diakibatkan oleh mereka, dan menganggap kalau ada pengajian rutin dan intensif disamakan dengan mereka (gerakan NII Abu Toto) sehingga dicurigai, dilarang dan sebagainya. Sekali lagi, tidak semua gerakan lembaga NII mempunyai ciri dan keanehan seperti tersebut di atas. Hanya saja, itulah diantara sebagian yang kami dapati dengan mengatasnamakan gerakan NII, yang menyebut nama Kartosuwiryo di dalam bai’atnya, bahkan menggunakan struktur dan kekuasaan mirip yang pernah dipraktekkan oleh S.M. Kartosoewirjo. Namun memiliki kejanggalan sebagai sebuah tatanan kenegaraan sehingga membuat rancu dalam legitimasi dan pelaksanaan programnya…(Jeffrey Ahmad Assyayyaf ).”

Aku gak ngerti sebenarnya Negara Islam Indonesia yang heboh sekarang tu apaan sih ???

#6 mr thogut on 10.30.07 at 11:17 pm

mau tau itu nii asli apa palsu? kembalikan semua pada al quran dan hadits..ini semua cuma gerakan penguasa sistem jahiliah yang tidak ingin sistem allah yaitu sistem islam tegak di bumi indonesia..
caranya? ya dengan menakut2i umat islam dengan hukum dan sistem nya sendiri yaitu islam yang kaffah.
istilahnya mengaburkan nilai yang asli

#7 musuh khawarij on 11.20.07 at 4:03 pm

sama aja NII asli atau palsu ideologi sama2 khawarij (merongrong pemerintah) dengan mengatas namakan penegakan syari’ah islam hati2 dengan orang yang sok ingin menegakkan syari’ah islam karena mereka ada khawarij

#8 trias on 12.05.07 at 12:46 am

dah ngga usah pusing” ikutin aja ajaran islam dari turun menurun. Ikutin guru” lo semua yang bener dan mengikuti jejak rasul. ikutin azaz AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH..insya ALLAH surga ditangan

#9 abasyah on 12.10.07 at 8:38 am

Kupas tuntas pergerakan islam di Indonesia di :

http://abasyah.blogspot.com/
http://pasang-surut-islam-indonesia.blogspot.com/
http://pudarnya-idiologi-partai-islam.blogspot.com/
http://awas-nii.blogspot.com/
http://memahami-sejarah-perjuangan-umat.blogspot.com/
http://hukum-negara.blogspot.com/
http://gali-terabaikan.blogspot.com/
http://gerakanmansori.blogspot.com/

#10 sukanto on 01.03.08 at 5:27 pm

maaf banget kepada seluruh khalayak pembaca dan pendengar dari semua berita yang saya buat baik melalui tulisan maupun lisan, ITU SEMUA BOHONG. Saya kecewa karena di NII jabatan saya tidak pernah naik naik lagi…makanya saya mengumbar fitnah itu.

#11 Abu tholibb on 01.03.08 at 11:51 pm

ouy….., orang bijak ga mudah memponis booo…. Trus yang bener mana atuh, yang kata Qur’an Hukum yang paling bener adalah hukum islam…. Ayoo. NKRI HUkumnya Qur’an Bukan?

#12 al-ahmad on 01.26.08 at 4:25 pm

Asw…wr.wb.
Wah..gak hadis-habisnya bicara soal NII ya?kalo menurut saya, NII tu ada yang bener ada yang palsu, kenapa?dah jelas yang saat ini rame dibicarakan adalah NII KW9, emang dia adalah salah satu kaki tangan pemerintah Indo u/menakut-nakuti masyarakat akan NII, dah banyak bukti apa yang temen2 bicarakan pesis sama dengan ciri-ciri yang dilansir oleh SIAPA AJE dari buku karangan al-Chaidar, jadi klo ada yang gitu temen-temen harus waspada terutama yang paling membedakan antara yang bener dgn yang palsu itu adalah adanya Infaq atau apapun namanya. Sesungguhnya yang haq itu pasti menang, so jangan khawatir ketika didekati orang yang ngajak berjamaah, bisa aja dia yang bener. Bukankah hidup mulia dalam naungan al-ISLAM merupakan cita2 seorang muslim. Mari kita kembalikan al-ISLAM dalam hidup kita, dengan berjuang dalam satu barisan. “Sesungguhnya ALLOH mencintai orang2 yang bejihad dijalan-NYA dalam satu barisan seperti bangunan yang kokoh”(al-Qur’an). Satu lagi yang ingin saya sarankan, bahwa sudah menjadi sunnatulloh dalam perjuangan al-ISLAM yang dibawa Nabiyulloh Adam as. sampai Rosululloh Muhammad SAW dimana antara yang haq dan yang bathil tidak pernah berjalan bersamaan, ketika yang bathil (thogut) berkuasa maka yang haq akan teraniaya, bergitu juga sebaliknya. Jadi, ketika mo gabung (berjamaah) dengan satu harokah tinjau kembali sunnatulloh tadi. banyak harokah yang ingin memperjuangkan syari’at ISLAM (menegakkan Khilafah Islam) tapi dalam kenyataannya mereka tidak memiliki prinsif al-wala (loyalitas terhadap ISLAM) dan al-Bara’a (mengingkari thogut) seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim as terhdap masyarakat atau pemerintah yang thogut yang menunjukkan adanya furqon.

SALAM perjuangan dari saudaramu…. ALLOHUAKBAR…

Wassalam….

#13 izzuddin abdussalam on 02.19.08 at 3:40 pm

Sesungguhnya sepengetahuan kami, NII yang diproklamasikan SM Kartosuwiryo adalah Haq sedangkan NKRI adalah batil. Adapun Abu Toto adalah termasuk salah satu Antek Pemerintah Thoghut dalam menghancurkan nama baik NII dengan menggunakan nama NII KW 9 yang bermarkas di Pondok Zaitun, Indramayu JABAR. Konspirasi busuk dan jahat ini rupanya telah berhasil menciptakan issu global di tengah-tengah masyarakat bahwa NII adalah gerakan yang sesat dan menyesatkan. Dan termasuk diantara antek thoghut ini- secara tidak sadar- adalah orang-orang yang mendakwahkan mereka secara dusta sebagai gerakan dakwah salafiyah/salafiyoon.
oleh karenanya kunasehatkan kepada kalian wahai orang berakal agar :Waspadalah dengan orang-orang yang berdakwah dengan mengatasnamakan dakwah mereka sebagai Salafiyah/Salfiyoon, Ahlussunnah Wal-Jama’ah ini. Sesungguhnya telah cukup lama saya bersama mereka (terutama jalur As-Sewed, Luqman Ba’abduh dkk). Janganlah anda sekali-kali terpukau oleh penampilan mereka seakan-akan merekalah satu-satunya komunitas yang paling berpegang terhadap sunnah, Mentegakkan Tauhid menghancurkan Syrik, berpegang dengan sunnah dan membasmi Bid’ah. Padahal mereka sendirilah sejatinya yang meruntuhkan tauhid dalam masalah tahkim dan tasyri’ (hukum dan UUD) dan merekalah orang yang paling parah bid’ahnya oleh karena Murji’ah adalah ahlul bid’ah yang paling parah dan paling sesat. Alasaannya adalah:
1. Sesunggunya paham mereka adalah Murji’ah Modern, karena pemahaman mereka yang batil terhadap masalah Al-Iman, Wa’du dan Wa’id. Dimana mereka mengatakan bahwa amal tidak termasuk kedalam Iman sehingga meskipun pemerintah Thoghut Pancasila Republik ini AMALNYA berhukum dengan hukum selain Alloh, tetap mereka nyatakan sebagai Ahlul Iman dan penghuni syurga (ini secara realita adalah sikap lemah lembut mereka terhadap pemerintahan Thoghut Republik -yang berhukum dengan hukum selain Allah (janganlah anda tertipu dengan dalil mereka dengan atsar Ibnu Abbas, lihat fatwa syaikh Muhammad bin Ibrahim (syaikhnya Bin Baz) dalam Risalah Tahkimul Qowanin) dan sikap keras mereka terhadap aktivis Islam yang berupaya menegakkan syari’at islam dengan melabeli mereka sebagai ahlul bid’ah, khowarij dll)
2. Tidak ada jihad dalam arti Qital (memanggul senjata) dalam kamus mereka kecuali jihad memerangi ahlul bid’ah dengan kata-kata yang mereka sematkan kepada aktivis jihad, mencetak kitab-kitab dan mentahdir mereka dalam majalah-majalah mereka. (catatan: meskipun menurut Ibu Qoyyim mencela ahlul bid’ah termasuk Jihad, akan tetapi mereka diam seribu bahasa terhadap pembantaian kaum Muslimin di Palestin, Afghan, Moro Philipin, Chechnya dll).
2. Konsekuensi dari paham Murji’ah yang sesat ini adalah mereka membiarkan rakyat dalam keadaan murtad secara massal karena doktrin aqidah/ideologi pancasila, demokrasi yang kafir lagi batil yang dipaksakan pemerintah terhadap manusia Indonesia dalam kurikulim SD. SMP, SMA PT dan instansi pemerintah lainnya, baik mereka sadar ataupun tidak, baik mengetahui maupun tidak mengetahui.
3. Mereka menyatakan bai’at adalah BID’AH dengan mengadopsi pemikiran Jahih Ulama’ mereka Ali Hasan Al-Halaby, sementara mereka membiarkan para pegawai NEGERI SIPIL (PNS) memberikan BAi’AT kepada pemerintah Thoghut dalam sumpah setia mereka kepada ideologi kafir dan UUD Batil Pancasila dan UUD.
4. Sesunggunya sejarah salafus saleh menunjukkan bahwa Iman pasti di uji dengan berbagai siksaan dan intimidasi sebagaimana yang dialami Bilal bin Rabbah dll, sedangkan mereka…tidak pernah didapati dalam rentang kehidupan para ustadz Murji’ah ini dijebloskan dalam penjara serta mengalami berbagai siksaan dan tekanan dari para gembong-gembong Thoghut, aparat militer mereka, akan tetapi mereka malah justru mendapat perlindingan dan dukungan dari para pemerintahan Thoghut kafir serta mencetak ulang kitab-kitab mereka yang menyerang Ahlut Tauhid dan Jihad dalam edisi LUXS dan berpuluh-ribu ekslempar.
Untuk membuktikan bahwa pemerintah Negara Kafir Republik Indonesia (NKRI) adalah pemerintahan THOGHUT KAFIR silahkan baca referensi berikut:
1. Ath-thoghut (penerbit At-Tibyan)
2. Jejak amal-amal kemurtadan (Penerbit (Al-Alaq)
3. Thoifah Manshurah (Al-Alaq)
4. dll masih banyak lagi
oleh Syaikh Abu Basheer, Abdul Mun’im Musahtafa Halimah

#14 Musuh Murji'ah on 02.19.08 at 3:51 pm

Benar yang dikatakan Ustadz izzuddin Hati-hati dengan dakwah Salafiyoon, Ahlussunnah Wal-Jama’ah karena kenyataannya adalah Murji’ah karena pemahaman mereka yang rusak tentang masalah hakikat Iman dan Kafir. Pantesan aja mereka mengklem siapa yang merongrong pemerintah adalah Khowarij, kasihan ya…

#15 raudhatul on 02.25.08 at 2:01 pm

assalam………
pertama :
kalau menilai suatu problem, lepas atribut anda (mazhab) supaya hanya ilmu anda yang menilai, bukan ego anda.
kedua:
berbicara tentang NII, tak ada menarik dari NII dalam kaitannya dengan islam walaupun namanya berbasis islam. karena islam yang sebenarnya haruslah merujuk pada Rasulullah. sedangkan NII tak lebih seperti gerakan separatis.
ketiga:
Apabila anda anda mengomentari Salafiyun sebagai suatu golongan yang sesat, maka tunjukkanlah fakta-fakta yang konkrit, bukan fakta yang ambigu dan membingungkan. karena apabila yang membaca orang awam maka sangat berbahaya tapi jika yang membaca kaum intelektual maka argumen anda akan di tertawai.
sangat munafik jika dikatakan dalam salaf tidak ada jihad, bukan karena tidak turun ke jalan tuk demo trus dikatakan tidak jihad! salaf sangat berhati-hati dalam berjihad karena sangat rugi jika kita berjihad dengan cara yang salah.
pahamilah islam dengan benar niscaya anda akan merasa bangga dengan salafi.
keempat
terimakasih
your bro…….

rl_east@yahoo.com

#16 Karim on 04.21.08 at 8:12 am

IZZUDIN ABDUSALAM SEDENG KALAU NGOMONG JANGAN KURANG AJAR

#17 Karim on 04.21.08 at 8:14 am

BUAT YG NGAKU NAMANYA SIAPE AJE JANGAN SOK PINTER YE

#18 to karim on 05.19.08 at 12:47 pm

sok pinter? maksud lo???

#19 ARIFUDDIN lATIF on 06.08.08 at 4:52 pm

Assalam Wr.Wb
Wahai saudaraku se Iman dan se tanah air, nampaknya tak perlu terlalu jauh kita mendiskusikan NII karena akan menimbulkan pertentangan saja diantara kita, marilah sama-sama kita koreksi diri kita masing sudahkah kita menjalankan Islam secara sempurna, jika kita telah menjalankan Islam secara sempurna Insya Allah tidak ada lagi pertentangan diantara kita, ketahuilah dalam Al Qur’an tidak ada keterangan anda harus menjadi warga Negara mana, Repulik Indonesia atau Negara Islam Indonesia, yang ada anda mau atau tidak menjalankan syare’at Islam secara sempurna baik sendiri2 ataupun berjamaah. Sebaiknya kita sama menyadari pribadi kita masing sudahkan amal-amal kita sempurna sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah. Terus terang saya seendiri mantan NII KW IX, pernah menjabat camat pakembangan dengan kode wilayah 9425, saya keluar, saya lupakan semua, saya menganggap suatu hal yang wajar terperangkarp didalamnya waktu itu, karena saya sedang mencari kebenaran hakiki, yang lalu biarlah berlalu hari ini saya ingin hidup damai dalammenjalankan sunah, karena saya berkeyakinan syare’at Ismal akan Tegak Dimuka Bumu Bukan saja Di negera Indonesia tapi juga diseluruh Dunia, Yaaa jihad adalah jalan hidupku, Daarul Islam adalah Cita2 saya, (tapi bukan NII KW 09 Yang saya maksud), karena Daarul Islam yang saya Cita-citakan Bukan NII KW 09 namun biarlah KW 09 berjuang dengan caranya sendiri, sedang kami sedang memperbaiki diri, moga2 semua dapat saya jumpai diantara orang-orang yang Taqwa dan sabar serta ihlas dalam menegakkan Dienullah.

#20 ARIFUDDIN LATIF on 06.08.08 at 5:03 pm

Ya Saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa apa yang lakukan adalah karena kebodohan saya sendiri, adapun kami berada di NII KW 09 tahun 91-92 , saya anggap karena saya sangat bodoh dalam menilai suatu gerakan dan hinga kini masih tetap sama masih tahap belajar, hal itu sangat saya sadari. moga2 Daarul Islam yang sempurna bisa tegak dimuka bumi.

#21 tandi on 06.12.08 at 12:39 pm

haiii, pengalamanku tentang NII ada di Tandisiregar blogspot.com

#22 rl_east on 06.25.08 at 9:11 pm

untuk lebih jelasnya dan menyamakan persepsi,
ada yang mau menguraikan sejarah dan perkembangan NII gak.
terimakasih…

#23 secret on 06.27.08 at 8:28 pm

nii itu benar-benar perusak bangsa, bagai duri dalam daging, pemberontak yang memakai nama islam sebagai kedok untok melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak berguna bahkan menyesatkan. yang korbannya banyak dari kalangan kawan-kawan mahasiswa. modusnya pertama-tama melakukan mentoring / sharing agama di mal-mal kemudian baru menjurus ke arah ajaran nii

#24 uler on 06.27.08 at 8:38 pm

hati-hati nii adalah aliran sesat yang mengatas namakan islam sebagai kedok perbuatan kelompok mereka. perekrutannya adalah pertama-tama tidak sengaja bertemu pada suatu tempat (terutama mal) kemudian melakukan mentoring / sharing tentang agama kemudian setelah bertemu beberapa kali mereka baru memberikan pertanyaan2 (belum diketahui) lalu seseorang akan secara tidak sadar bahwa mereka sebenarnya sedang ikut dalam perekrutan anggota NII. setelah masuk tiap2 anggota akan diminta infaq penyucian diri sebesar Rp.18.000.000,- yang sifat nya wajib bahkan di halalkan untuk membunuh orang tua (anggota) bila tak memberikan uang sebagai infaq.
telah banyak korban nya terutama dari kawan-kawan mahasiswa.
JADI BERHATI-HATILAH DAN JANGAN MUDAH PERCAYA KEPADA SEGALA SESUATU HASUTAN YANG BERLANDASKAN AGAMA APAPUN DAN DIMANAPUN!!!!!!!!!!!!!!.

#25 abu sabas on 07.21.08 at 11:29 am

ass. buat temen2 semua yang mengaku muslim mari kita jadikan Al-Quran sebagai ideologi kita, bukan yang lainnya yg pastinya akan menyeret kita ke dalam neraka , oya sudahkan teman2 melaksanakan rukun Islam yg pertama dgn segala konsekuensinya sebagai gerbang keIslaman kita agar amalan2 kita dapat diterima oleh Allah aza wa jalla, kalau belum nasehat saya bersegeralah karena temen2 yg belum melaksanakannya masih samar identitas keIslamannya. oya pendengaran,mata dan hati akan dimintai pertanggungjawabannya so jagalah…be carefull

#26 muslim sidi on 08.05.08 at 11:49 am

kenapa ngak d kemas kini berita d blog ni
coba cari solusinya.sebab semua umat islam yg mengikuti perkembangan tau bahwa semua menggaku pengikut RASULLULLAH…tetapi kenyataan nya di dunia islam semua umat saling berbunuhan sesama sendiri dan kita tahu umat islam ni pinter semua.

Leave a Comment