Harusnya saya posting mengenai hal ini sejak 2 hari yang silam, hari dimana orang rumah memberitahu bahwa ada kiriman amplop coklat besar buat saya. Sekilas saya tengok dan (dengan sengaja dan jahatnya) baru hari ini saya buka, didalamnya terdapat proposal pengadaan buku dan renovasi taman bacaan masyarakat SAHARA. Tidak terlalu mengejutkan karena memang hal ini pernah disampaikan ke saya pas lebaran kemarin dan beberapa hari sebelumnya Syukron *ketua pengadaan juga telah berkirim sms mengenai hal ini. Ya, ini SAHARA yang pernah saya ceritakan di blog lama.
Kenyataannya kehadiran SAHARA memang menjadi semacam oase di tengah masyarakat yang minim bahan bacaan. Dari laporan dalam proposal, jumlah koleksi buku (telah) mencapai 1560 buah; ya beli sendiri, ya sumbangan. Sementara jumlah anggota terdaftar sebanyak 850 orang, rata-rata kunjungan perhari mencapai 16 orang, rata-rata yang melakukan peminjaman dalam sehari sebanyak 13 orang dan rata-rata buku yang dipinjam dalam sehari sebanyak 25 buah. Eit sebentar, bukankah itu berarti rata-rata satu satu orang meminjam 2 buku? Luar biasa.
Dan tentu tempat mungil yang tidak seberapa itu jadi perlu dipugar dan diperluas. Seingat saya, dalam diskusi ketika lebaran kemarin, lokal akan dipindah ke rumah utama dari sebelumnya yang cuma memakai halaman. Keluarga Hafiizh, sang pemilik rumah, mengizinkan rumah yang sebelumnya ditempati sang nenek (alm) dipakai untuk SAHARA, cuma kondisinya memang perlu pemugaran, maka kemudian hadirlah proposal pemugaran tersebut dengan anggaran pemugaran mencapai 15 juta rupiah. Dengan perluasan dan pemugaran ini diharapkan mulai bisa dipisah antara bacaan anak-anak dan remaja dewasa; masak anak (baru) kelas 5 SD sudah mau pinjem buku Kupinang Engkau Dengan Hamdalah? Bisa repot bukan? Direncanakan pula diadakan program baru; belajar baca tulis buat warga yang belum mampu.
Nah, ini yang penting; sekarang proposal sudah di tangan saya, posting ini ditulis tiada lain tiada bukan untuk memprovokasi siapa saja yang sekiranya mampu ikut membantu menindaklanjuti. *saya sendirian belum kuat je, lagian ntar dipikir egois lagi ndak ajak-ajak
Rencana anggarannya cukup detil, kalau berminat membantu menindaklanjuti jangan segan hubungi saya atau tapakkan jejak Anda di kolom komentar.
ps: sedikit skrinsut mengenai TBM Sahara.
Possibly Related Posts:
Readers who viewed this page, also viewed:
- Mohon Doa Restu, Pembukaan Toko Sarung Tenun
- Superfluous
- Nominasi Blog Favorit: Edittag, Roniyuzirman dan Strategi Manajemen
- About
- Selamat Idul Fitri 1428 H






5 comments ↓
Nomor rekeningnya berapa ? Boleh saya link ke blog peduli ? Siapa tahu saja ada yg hendak membantu
#Kosi,
sila2… kehormatan nih bune.
maaf, ternyata di proposal belum dicantumin no rek panitia di Pekalongan, di tampung di rek sampeyan dulu?
Jadi Dhik ke Gramedia Book Fairnya untuk taman bacaan ini, beli buku apa aja Dhik ?
#feisal,
ndak jadi bang, ndak sempet euy…
sampeyan mau sumbang buku buat sahara ndak? saya ambil ke rumah deh
kalo mau nanya no rek coba tanya ke sukron! sahara udah punya kok.
Leave a Comment