Pasti Ada

Seburuk-buruk orang salah pasti ada baiknya, seperti halnya sebaik-baik orang benar pasti ada buruknya.

Dikutip dari seorang sahabat ketika bernasehat terkait relasi sesama manusia malam tadi.

Possibly Related Posts:

Readers who viewed this page, also viewed:

Subscribe: get DHIKA DG delivered by email

13 comments

#1 achedy on 02.20.07 at 9:30 am

Menyentuh !

#2 bim2aliasbima on 02.20.07 at 4:29 pm

Sepakat… manusia memang demikian….
jikalau ada kesalahan yang terbuat, pasti juga ada kebaikan yang tercipta.

#3 whyaliaswahyu on 02.20.07 at 4:33 pm

sebaikbaiknya orang salah adalah orang yang bertobat dan sebaikbaiknya orang baik adalah yang selalu berusaha meningkatkan amal baiknya.

www.why-dd.blogs.friendster.com

#4 depe on 02.20.07 at 5:20 pm

tidak ada yang sempurna tapi selama berusaha dlm kebaikan maka sempurna itu akan terwujud dimata ciptaannya

#5 mayaa on 02.20.07 at 5:34 pm

orang sunda bilang ‘no badi perpik’..
Dunia memang relatif, karenanya hal pahit bisa jadi manis dan yang manis bisa jadi pahit, gimana cara mandangnya aja.. yang jelas kehidupan mesti terus jalan.. jalanin aja..
Lalui mimpi-mimpi bagai menjelang mentari pagi
Bila harus ada derai air mata.. ya berderailah..
Saatnya songsong tawa.. ya tawalah..
Jangan bebani jiwa dengan derita, nikmati apa yang bisa saat ini nikmati..
Lakukan apa yang bisa dilakukan..
Nyang penting bergerak terus karena itulah ‘hidup’
Allohuakbar! *hehe ngigau dirumah orang*
Met berjuang Bro *emang nyambung?sok tau banget*

#6 zaki on 02.20.07 at 5:40 pm

“Apakah ketika menasihati engkau merasa lebih utama dari Musa as dan yang kau nasihati lebih buruk dari Fir’aun? Sedangkan Musa as saja diperintah lemah lembut dalam menasihati Fir’aun”
-perkataan siapa ya?

Salam.

#7 Dida on 02.21.07 at 4:09 pm

Setuju! Namun bukan berarti semata-mata adanya kebaikan pada diri seburuk-buruk orang atau sesuatu, lalu sesuatu itu dapat kita manfaatkan.

Betapa sering pernyataan umum itu hampir selalu ada suatu kasus yang mengecualikannya. Dalam kasus ini, Iblis dan orang-orang yang mengikutinya.

#8 Dhika on 02.22.07 at 12:10 am

#Dida,
sepakat da! cuma kan kutipannya mengatakan orang, bukan iblis :)

#9 Gardine on 02.22.07 at 3:11 pm

Materi untuk berkontemplasi dan me-re-evaluasi tujuan hidup. I wish I can say something clever like so.

#10 Qen on 02.27.07 at 6:09 am

daleem… emang lagi bahas apa kawannya?

#11 rhyn on 02.27.07 at 9:34 pm

Bener banget, sebaik-baiknya orang pasti ada buruknya, makanya jangan pernah memuji-muji banget seseorang karena dia cumalah seseorang, yg suatu saat bisa aja berbuat salah dan membuatmu malah jadi memaki2-nya. Pujian hanya untuk Allah swt, Yang Maha Benar.

boleh donk ikutan comment…. :)

#12 ReRe on 02.28.07 at 3:45 pm

iiyaa setuju,,
menurutQ apa yang baiK di aQ..pasTi datangnYa dari Allah,,
dan yang jeLek di aQ..iTu daTangnya dari aQ sendiRi…

#13 Pudak Online on 02.28.07 at 11:06 pm

tapi banyak juga yang nggak sadar,

salam kenal,blogwalking

Leave a Comment