NII Yang Meresahkan

NII, orang memanjangkannya sebagai Negara Islam Indonesia, saya mulai mengenal istilah ini sedari SMA atau bahkan sejak SMP mungkin. Gambarannya waktu itu kalau kita ikut gerakan ini maka kita akan disumpah dan diwajibkan menginfakkan sebagian besar harta kita, bahkan harus siap meninggalkan lingkungan dan keluarga kita. Waktu itu saya tidak terlalu memedulikannya, mungkin karena pengikut dan kasusnya masih belum banyak dan kelihatan. *ditambah saya juga masih terlampau culun untuk perhatian ama masalah beginian :)

Ketika kuliah di Jakarta, pada semester-semester awal kembali mendengar mengenai NII ini dari kawan-kawan dekat. Cuma ceritanya agak lain karena kawan-kawan ini bercerita bukan sebagai pengikut, namun lebih sebagai orang iseng yang sudah tahu bahwa gerakan ini aneh dan coba-coba melakukan keanehan balik, semisal: ngajak debat keras orang yang ngajakin gabung, diteror malah neror balik, sebelum disumpahin malah ngata-ngatain duluan. Yang ada malah jadi semacam guyonan.

Beberapa bulan belakangan ini, kasus-kasus (perekrutan untuk gabung) NII ini mulai merebak lagi. Bahkan kedengarannya lebih santer, lebih agresif dalam melakukan perekrutan di kalangan mahasiswa. Almamater saya tak luput dari incaran, seorang kawan dekat yang kuliah 4 tahun dibawah saya sudah menjadi korban dan ikutan gabung dengan NII. Dan (hampir) tiap kali saya berkesempatan mampir ke masjid dekat kampus untuk sekedar berdiskusi dengan kawan-kawan, maka bahasan mengenai NII ini sering mengemuka. Tiga kawan melaporkan pernah didekatin untuk diajak gabung, motifnya mirip. Menyimak bagaimana pola rekrutmen mereka dan bagaimana mereka bergerak, maka wajar jika hal ini menimbulkan keresahan.

Pagi tadi seorang kawan meneruskan sebuah email (ke milis alumni kampus) dari seorang mahasiswi (yang saya curiga kuliah di kampus yang sama dengan saya dulu) yang mengalami rangkaian proses didekati untuk diajak bergabung dengan NII namun alhamdulillah bisa menghindar. Berikut kutipan kesimpulannya:

YANG PERLU LOE KETAHUIN TTG NII (KESIMPULAN GW):

  1. Kalo dia nargetin loe,dia udah ngincer loe sejak lama.Inget2 deh,apa ada temen loe yang pernah nanya “Apa loe punnya sodara TNI,polisi,abri? ” Kalo loe bilang gak,loe jadi target mereka cos NII paling takut ama ABRI,liat sejarahnya aja,anak ips pasti tau..
  2. Gw pernah ditanyain ama 2 orang temen gw,1 di Universitas X,1 di univ laen pertanyaan itu.
  3. NII gak nyari orang2 yang bego2 itu,dia seneng tampang2 orang serius,concern akan sesuatu n suka diajak diskusi. *tambahan dari pengamatan saya: orang yang lagi bersemangat untuk mendalami agama, cuma pikirannya terlampau sempit dan menjadikan kehilangan daya nalar.
  4. NII dalam praktekknya selalu di mall(untuk target mahasiswa)
  5. NII selalu bawa alquran denngan disampuli cover hitam kulit motif bintil2 berukuran setengan buku tulis “CAMPUS”,sehingga dari luar orang gak tau itu alquran
  6. Hati2 kalo diajakin MLM(multi level marketing)!modusnya hampir sama tuh..
  7. NII kalo ngomong selalu berpatokan quran,tapi ½ ½ ,diambil ayat2 tertentu aja
  8. Biasanya orang NII ngaku kalo mereka pernah lama di Mesir,lama di pesantren ini lah,pernah ikut studi banding di Malay,lah..
  9. Gw gak ngerti deh,orang NII juga selalu ngaku2 anak psiko “Univ-negeri- you-know- lah-secara- loe-semua- pengen-masuk- sana-semua- “. (kasus gw n Sita)ada apa dengan psiko univ itu?
  10. Kosakata yang loe perlu tahu tentang NII:
    Negara Karunia Allah
    Hijrah
    Camat,lurah, gubernur
    Pengecekan
    Dia selalu bilang kalo loe tuh KAFIR
    Infak perbulan
  11. Hati2 ama kuesioner(selain kueisioner produk ya..)apalagi temanya udah agama2 getu,dengan loe ngisi kuesoner,mereka tau cara pandang loe terhadap suatu masalah.

Emailnya panjang kali lebar sama dengan luas, saya sarankan untuk membacanya habis disini. *gaya bertuturnya membuat saya seolah-olah tengah membaca cerpen remaja je :) Saya memang tidak mengenal mahasiswi ini, belum juga melakukan klarifikasi. Pandangan saya, apa yang dia sampaikan sama dengan apa yang saya dengar dari cerita kawan-kawan dekat (yang bisa saya percaya) mengenai NII sehingga menyebabkan saya gagal menemukan halangan untuk tidak ikut mengutip dan menyebarluaskannya.

Mungkin saja ada dari pembaca posting ini yang juga pendukung NII atau minimal punya kedekatan dan kemudian menganggap tulisan ini terlalu tendensius dan memojokkan, ya silahkan lakukan klarifikasi melalui kolom komentar. Atau mungkin saja bagi pendukung berat kebebasan berpikir dan berkelompok menyatakan, “sah-sah saja tho sekelompok orang punya sebuah pemikiran kemudian mencoba membesarkan kelompoknya dengan melakukan rekrutmen dan menyebarluaskan pemikirannya”. Iya, emang sah-sah sajalah, cuma kalau kemudian salah satu pemikirannya adalah mewajibkan infak yang mana asal usul uangnya terserah, bahkan diajarkan untuk mencuri demi memenuhi infak tersebut, ya itu namanya kriminal bung! Meresahkan!

Yang mana saya secara ilmu agama masih terlampau cetek, mungkin ada yang bisa membantu memberikan pandangan dari sisi hukum agama terkait NII ini dan barangkali juga dari sisi hukum positif. Bagi yang punya pengalaman sejenis, silahkan berbagi di kolom komentar atupun japri. Bagi yang memang tidak sepakat dengan cara gerakan NII ini, silahkan kutip dan sebarluaskan email diatas. Syukur-syukur mau menaut ke posting ini agar makin banyak orang yang perhatian dan waspada mengenai hal ini. *enough is enough!

Possibly Related Posts:

Readers who viewed this page, also viewed:

Subscribe: get DHIKA DG delivered by email

989 comments

#1 meta on 07.29.06 at 9:53 pm

kemarin gw juga baru masuk nii gimana ya/ gw bimbang tapi ada benernya dengan nii, menurutluh gimana

#2 Luthfi on 07.29.06 at 11:02 pm

saya jadi inget ama imponk, sewaktu dia nulis ttg ahmadiyyah di (saya ilangin httpnya biar gak kena sensor) imponk.blogsome.com/2005/07/29/ahmadiyah-menjawab/
komentarnya sampe bejibun. Tunggu aja Pak Dhika, mungkin hal serupa akan tjd dgn postingan anda ini.

#3 Lita on 07.30.06 at 6:41 am

Kalau tidak salah ada dua ‘macam’ NII ini. Ada yang model seperti yang Dhika ceritakan, ada pula yang you-don’t-even-know-they-even-exist. Underground, mereka ini yang lebih diwaspadai oleh BIN kita :D

Pengikutnya dikejar-kejar, mereka hidup dalam ancaman penguasa. Mirip nasib ‘tarbiyah’ jaman sebelum reformasi. Bedanya, ini mereka alami sampai sekarang. Karena itu, jenis yang kedua ini tidak melakukan rekrutmen terbuka (CMIIW, jika ada yang tahu), jadi kemungkinan bagi orang ‘asing’ untuk diajak ‘diskusi’ amat kecil.

Tipe kedua ini cenderung ‘kerja dulu, organisasi belakangan’. Mereka tidak membawa-bawa nama NII, tapi menyodorkan tangan untuk membantu dan mengerjakan amal shalih, dengan tidak memberi pamrih berupa ‘promosi tentang NII’ :)

#4 Imponk on 07.30.06 at 7:09 pm

NII watch (?), lebih spesifik lagi ke instansinya. Silakan ditelusuri, barangkali menemukan teman anda :D
http://zaytun.blogspot.com/

#5 Enda Quicklinks on 07.30.06 at 11:22 pm

NII Yang Meresahkan…

Negara Islam Indonesia Ma’had AL Zaytun Hergeulis Indramayu Indonesia…

#6 Dhika on 07.31.06 at 7:56 am

#meta,
berdasar rasionalitas saya, saya gagal menemukan bahwa ajaran NII sepenuhnya benar. saya sarankan cabut segera sebelum terlambat.

#Luthfi,
sayakan bukan selebritis seperti imponk :)

#Lita,
apakah kita tengah bicara mengenai mana yang ‘piaraan’ BIN ama yang bukan? *uupps…

#7 Irma Citarayani on 07.31.06 at 8:19 am

Waktu baru jadi alumni di sma saya, saya pernah membuat ultimatum kepada adik kelas saya yang masuk NII. Ultimatum saya adalah :”Kalau memang kamu bergabung dgn NII, silahkan saja..(saya sudah cukup memberikan penjelasan dari a-z ttg NII kepadanya dan saya merasa tidak punya hak dan tidak punya kemampuan apapun untuk menahan dirinya untuk tetap pada tempat yang saya inginkan…), tapi satu hal yang saya tekankan kepadanya, jangan pernah membuat rekrutmen di sma ini!”…dan alhamdulillah it works euy setelah debat panjang “ga jelas” sama dia dan setelah saya menolak penawaran untuk debat dengan “syeikh” mereka…

Hhm…yang saya tau didepan mata saya orang-orang yang tergabung dgn NII adalah orang-orang yang sangat keras dengan pendapat mereka (sulit banget diajak diskusi dengan hati dan pikiran yang terbuka) trus kalau ada topik debat yang tidak mereka kuasai biasanya mereka akan menyerahkan topik perdebatan tsb kepada “syeikh” mereka yang mereka anggap lebih bisa melakukan perdebatan.

Beberapa orang NII yang saya kenal adalah mereka yang pada akhirnya bersikap tidak adil terhadap hak diri, hak keluarga dan hak masyarakat sekitar mereka, apapun akan mereka lakukan hanya demi tercapainya tujuan organisasi mereka, even kalau akhirnya mereka harus berbuat zalim kepada orang-orang yang mereka anggap bukan menjadi bagian dari jamaah mereka…

Wallaahu ‘Alam Bishowab…

#8 hanum on 07.31.06 at 8:25 am

Yang saya tau sih…salah satu kewajiban klo ikut NII itu : setor dana dlm jumlah tertentu. Klo mahasiswa..gosipnya sampe 50% dari jumlah uang bulanan yg diterima dr ortu!! Ck..ck…pantesan aja..ada temen sekelas dulu, yg sejak gabung di NII jd rajin banget bisnis…n akibatnya kuliah terbengkalai :( Ini mending..nyari uang dgn jalan halal. Ada teman lain malah sampe nipu demi mendapatkan uang!

#9 gagahput3ra on 07.31.06 at 8:47 am

hmm…makasih buat postingan ini…lumayan buwat jaga2 kalo dah kuliah ^_^

#10 fatchur on 07.31.06 at 9:02 am

Semua yang Mas Dirga sampein dah dialamin sama aku. Hampir aja semua brantakan, bisa gagal kuliah, gagal merit, gagal kerja, semuanya deh.

Untung Allah memberi jalan lain yg baik, mamah ngomel2 aku ikut2an NII, sampe2 yg ngajak disuruh pulang dan jangan pernah dateng, Hii..hi.. anak mami banget.

Pernah beberapa kali setelah hampir dibaiat, trus mamah marah2, aku diikutin orang2 ygga aku kenal, mungkin nyelidikin aku ngadu ke polisi atau ngga’.

Well, bersyukur ga jadi ikut. Ada temen istri yang ikut NII, sekarang dia ngilang ga tau dimana. Orang tuanya dah lapor polisi, dah muter2 sendiri nyari, ilang.

Pernah beberapa kali ketemu, pinjem uang dan never come back. Ketemu sama temen lain, nanyain temen yg masuk NII katanya dia dah nipu semua orang termasuk orangtuanya.

Whatever lah, intinya kalo mau gabung suatu oraganisasi, trus umpet2an dah pasti deh ga bener.

Buat temen2 yg gabung di NII, terserahlah apa yg ente perjuangkan, ane saranin nih, berpeganglah pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, InsyaAllah ente ga salah jalan, ga dimushin orang, ga dicurigain polisi/TNI. Aman…

#11 Lita on 07.31.06 at 9:10 am

Piaraan BIN gimana maksud loe?! :D

Aku cuma bermaksud bilang kalo ‘bentuk’ NII tidak hanya satu. Yang satu ‘waras’ (gak ada kewajiban aneh2 seperti yang diceritakan seperti di kutipan itu), yang lain ya seperti yang digambarkan dalam kutipan.

Masalah kaitan dg piaraan, no comment ah *kabur*

#12 Ari on 07.31.06 at 9:17 am

NII? Hareeeee geneeeee? *halah*
Nemenin ust Daud Rasyid keliling Toronto, 24 Juli kemarin, “satu” topik yang dijadikan diskusi antara ust Daud dengan tiga Imam/Syeikh di Toronto adalah kenyataan saat ini bahwa di Indonesia umat Islam diadu dengan umat Islam :(
Rie-

#13 uNisA on 07.31.06 at 9:49 am

hmm, dulu di pulau Temasek, saya pernah diskusi langsung dengan akhwat NII. Awalnya ga tahu sama sekali kalau fikrohnya ke sana. Kirain akhwat biasa. Eh Setelah dia *orasi* sekitar sejam, baru deh ngeh. Tapi cara penyampaiannya OK juga, ibarat angin sepoi2, sempat terkantuk2 dan terlena kala itu, sampai hampir bobo :D

Tapi gak saya layanin, cuma mengangguk2 (ga pengen debat soalnya). Dari cerita2nya, nampaknya banyak juga anggota NII ini yang masuk ke tarbiyah dan ngaji juga disana :D, katanya pemikirannya mirip2, jadi ga keberatan kalau ikut liqo. *nah ya….*

#14 Fa on 07.31.06 at 10:03 am

owalah… aku kok baru denger sekarang yah? apa karena aku nggak ikutan rohis di kampusku (di Malang) ato karena memang aku super duper kuper soal beginian yah? hm… yg pasti info ini harus ‘dimanfaatin’ sebaik2nya….agar adik2ku juga waspada… makasih atas share-nya yah…

#15 indah on 07.31.06 at 11:15 am

ASsalamualikum..
gw kmaren baru aj diajak ma temen gw tuk gabung ke aliran itu..pura2 disuruh jadi responden..tau2 malah dijebak ma “aliran ga beres” itu..jujur SUSAH bgt lepas dari ajakan mereka..kata2 KAFIR,ZALIM, FASIK..selalu mereka tekankan kepada gw..gw hampir kena..mgkn tinggal selangkah lagi gw masuk ke aliran itu..dan ALHAMDULLILLAh dengan sedikit iman dan pengetahuan yang gw punya, akhirnya gw bisa ‘kabur’ dari mereka..INTINYa MIRIP bgt ma yang dijelasin di kolom atas..pura2 nak phsykologi..bis SEMINAR dari MALAYSIA..dan SELALU berdalih berdasarkan AL-Qur’an..padahal mereka suka NGAMBIL ayat yang berhubungan dengan PENDAPAT mereka aj..malah arti yang ada suka di SIMPULIN sendiri..klo JELI pasti suka NGGAKK NYAMBUNG deh..

gak cuma itu..mereka sempet NYARIIN gw k kampus..mungkin karena mereka GEREGETAN karena tinggal selangkah lagi perjuangan mereka..untungnya ga ktemu..ENDINGnya gw sms KASAR ke mereka..bahwa itu adalah ALIRAN GILA yang bisa ngerusak hidup KITA..DUNIA dan AKHIRAT..dan gw gak mau ketemu mereka lagi..termasuk TEMEN gw..

yup..itu aj pengalaman gw..gw harap JGN ADA KORBAN lg..BENTENGI tubuh kita dengan IMAN..dan gak semata-mata MENUHANKAN logika..

wassalammm..^ _ ^

#16 luthfie on 07.31.06 at 11:47 am

Waktu kuliah, lima kali diajak 4 orang berbeda. Sesudah yang ke 3, konon nama saya jadi beken dikalangan mereka, krn sudah bikin “tembok” :) (laporan temen saya yang sempet hampir hijrah). Pas ketemu yang terakhir, karena sudah biasa, malah dijadiin guyonan sama temen :)

#17 Abu Ahsan on 07.31.06 at 12:06 pm

Pernah ada teman yg minta tolong sy utk bicara kpd adiknya yg sdh lama tdk ditemuinya dan ternyata terjerumus dlm NII. Adik teman saya ini menikah dng seorg aktivis NII. Dan, menurut penuturannya selama menikah (3 tahun) ternyata dia & anaknya (2 org) tdk pernah dinafkahi oleh suaminya krn semua penghasilan suaminya disetor ke NII. Dia menyadari hal tsb adalah salah, namun dia tdk bs mengelakkan. Sampai suatu saat dia berhasil pergi meninggalkan suaminya dan pulang ke rumah kakaknya dan menceritakan segalanya. Saya hanya bertanya apakah dengan mengikuti kegiatan NII kehidupan beragama mengalami peningkatan? Dijawab olehnya justru menurun krn dia hampir tdk pernah dibina utk memperbaiki kehidupan beragama, justru harus turut ‘berjuang’ dengan segala cara utk menegakkan NII.

Alhamdulillah, sejak pertemuan itu dia sdh tdk mau bergabung lg dng NII dan si suami yg akhirnya menyusul istrinya ke Jakarta dan ‘disidang’ pihak keluarga teman saya, kemudian akhirnya pun turut bertobat, serta kembali ke jalan yg benar.

#18 Luthfi lagi on 07.31.06 at 1:03 pm

saya jd inget, ada blog yang mengupas ttg NII, alamatnya ini
http://gerakankahfi.blogspot.com/

#19 ratih on 07.31.06 at 1:56 pm

4 thn yg lalu pernah ditawari sm ’seseorang’ buat join NII, tp krn saya yg kelamaan mikir, ehh…malah akhirnya nggak ada follow upnya.

#20 rudi on 07.31.06 at 4:30 pm

kalo boleh saya tahu,memang dirga dulu kuliah di mana?memang aliran itu sangat membahayakan..

#21 Dhika on 07.31.06 at 7:56 pm

#rudi,
di PTS di daerah Jakarta Barat. bukan membahayakan, cuma meresahkan menurut saya.

#22 pandri on 08.01.06 at 8:39 am

maaf baru denger kang dik. zaman sekarang memang harus lebih waspada terhadap ajakan2 yang mengatasnamakan agama. kalau mau ikut pengajian/organisasi keagamaan, ikutlah yang terbuka, yang semua orang bisa ikut, melihat dan menilai keabsahannya berdasar al-qur’an dan hadist. bukan yang tertutup dan hanya orang-orang tertentu yang boleh ikut. demikian mungkin sedikit pesan :) wass

#23 triawan on 08.01.06 at 12:22 pm

NII a.k.a negara karunia allah sampai saat ini masih terus nyari mangsa2 barunya,minggu kemarin tmn gw diajak diskusi sama seorg anggota NII,org itu kuliah di 3sakti sambil iming2in bakal masuk surga dgn sangat gampang,gila jls2 di alquran udh dikasi tau klo msk surga itu susah..saran gw buat org2 NII yg sesama mahasiswa,ayo kita adain debat terbuka antara sesama mahasiswa yg memiliki pandangan seperti NII dan mahasiswa yg berpandangan quran dan sunah,biar kita bisa meluruskan semua yg salah..bagi teman2 yg mau mendukung mari bantu gw..WASPADA DGN NII..

#24 bintang on 08.01.06 at 1:15 pm

wilayah kampus -again ?- jadi ingat masa-masa 99-2000 dijabar mereka barengan masuk ke kampus2. salah satu ciri nii yang saya tahu dari teman saya -yan diajak ikut nii- kajian akbarnya tidak dihentikan saat waktu magrib tiba -bablas begitu saja-.
tidak menerima terjemahan alQur`an versi depag, kerna terjemahan itu membuat orang bingung (alasannya untuk mengartikan alQUR`AN HARUS TALAQI DENGAN USTADZ)
soal setoran apalagi…benar2 meresahkan ortu dan lingkungan…
ma`had zaytun, pusat nii yang tidak terjamah…
meresahkan…

#25 kunderemp on 08.01.06 at 3:39 pm

Sayang sekali.. dari sekian banyak komentar tidak ada dari NII sama sekali. Atau memang bukan ciri mereka untuk terbuka?

Kebetulan, saya gak pernah menjadi targetnya. Mungkin karena aku bukan orang yang islam banget yah? walau ghiroh kadang-kadang tinggi..

Satu-satunya persinggungan saya dengan gerakan ini adalah teman saya yang harus melepas jilbab agar tidak dikenali.

#26 naufal on 08.01.06 at 5:58 pm

saya setuju dengan pendapat sdr Lita perihal NII yang lain. Dan mungkin lebih jelas baca bukunya Al-Khaidar, saya lupa judul bukunya, yang pasti tebal.

#27 agussyafii on 08.02.06 at 1:13 pm

NII, Wow menyeramkan….!

#28 Napoleon Zona Damai on 08.02.06 at 3:06 pm

Ass Wr Wb untuk sahabatku,kalau saya amati antum-antum atau teman-teman anak/orang akademis,tapi otak anda pada keblinger.Orang diajak kemajuan ke Sorga tapi maunnya ke neraka,itu memang sifat setan tidak mau menerima kebaikan.Nii tidak pernah memaksa,memeras dan lain sebagainya.Tapi dasar otak loh yang kerdil maunya ibadah sendiri-sendiri tidak mau di atur.Itulah warisan Belanda yang pada di pake oleh kebanyakan orang.sadarlah bencan dan semua kejadian karena Alloh minta Islam Mimpin.Kalau kalian ngga mau jangan terlalu mengganggu orang sedang ibadah.Ahli kitab Is orang Kafir.Ahli tafsir juga kaga bedanya.Mohon pikir panjang wahai generasi Muda.jangan Kuper jadi Mahasiswa or Mahasiswi sukanya yang porno-porno.maaf wasalam

#29 Napoleon Zona Damai on 08.02.06 at 3:09 pm

NII tidak seram

#30 Napoleon Zona Damai on 08.02.06 at 3:26 pm

Jangan sok nakut-nakuti NII seram seram mana sama FPI dll Kamu taunya Kulitnya aja sih.pakailah dengan pikiran jernih jangan otak kotor

#31 Dhika on 08.02.06 at 4:12 pm

#Napoleon Zona Damai,
mungkin bisa diungkapkan secara lebih rasional tidak hanya dengan emosional? agar semua juga tahu secara lebih gamblang. thx.

#32 Sekardewi on 08.02.06 at 4:31 pm

Saya jadi bingung dengan saudara Napoleonzona damai, katanya tidak seram, tapi bahasanya koq tidak spt yang diperintahkan Nabi dan juga SMK. cobalah jaga image NII bila anda sebagai NII sejati.

#33 Danu on 08.02.06 at 8:58 pm

hampir setahun yg lalu saya pernah hampir terjebak masuk NKA karena ajakan seorang teman saya.modusnya sama persis dengan yg teman2 kemukakan.pada saat mau dibaiat,saya diharuskan membayar uang sebesar 500 ribu rupiah.karena saya tidak punya uang sebesar itu,”teman” saya(teman lama saya yg menurut saya ingin mengajak saya masuk NKA) menawarkan diri untuk meminjami uang sebesar 200 rb. karena pada saat itu saya terus didesak,saya terpaksa mengiyakan tawarannya.pada malam harinya setelah saya dibawa ke MARKAS NKA di daerah radio dalam,saya memutuskan untuk tidak ikut aliran ini.lalu yang saya bingungkan adalah sampai sekarang teman saya masih menelepon saya untuk meminta uangnya yang 200rb tadi.padahal jelas2 uang tsb tdk prnah saya terima dan tidak jelas kegunannya untuk apa.Waktu itu dia bilang uang itu sudah terlanjur disalurkan ke antek2 NKA yg mendoktrin saya.Apakah uang itu harus saya kembalikan atau saya diamkan saja?padahal saya tahu dia tidak pernah mengeluarkan uang tsb.

#34 Danu on 08.02.06 at 9:00 pm

hati hati pula di food court STC senayan…
dekat sama markas mereka tuh

#35 Danu on 08.02.06 at 9:08 pm

buat mahasiswa yg kampus2nya di bilangan grogol….di CITRALAND harus hati2 yah…..!!!!gw hampir jd korban nih…..

#36 Danu on 08.02.06 at 9:14 pm

mas Dhika….boleh tau e-mailnya/no tlp nya ga???klo blh saya mo crita dan bertukar pikiran……klo boleh bales aja ke e-mail saya.makasih banyak

#37 Danu on 08.02.06 at 9:30 pm

oh iya,,,,ada lagi nih….waktu dia minta nyebutin aliran2 islam apa yg ada d indonesia…gw sebutin aja….ahmadiyah,salamullah,JI,de el el…bgitu gw sebut NII tampang mereka agak kaget dan langsung pura2 bego….”NII tuh apaan yah?”,”belom prnah denger”…kata mereka gitu….ANEH

#38 Danu on 08.02.06 at 9:36 pm

o iya….pas dibawa ke markas mereka naik mobil APV warna coklat…gw dsuruh tutup mata begitu belok ke arah radio dalem….trus mobilny kaya’nya diputer2in gitu…yang bikin gw terkejut lagi…gw liat kakak kelas gw waktu smp ada disitu….tapi dia pura2 ga kenal gw.padahal gw 100% yakin muka dia kliatan kaget wktu ngliat gw…dia bilang dy angkatan 2001..pdhl sih angkatan 2004….mana mungkin gw lupa ma muka dia..lha wong dulu tiap pulang skul gw semikrolet mulu sama dy

#39 Love Damai & Piece on 08.03.06 at 7:32 am

Ass Wr Wb Salam damai dan sejahtera untuk semua akademia dan saudara saudaraku.Mari warga Karunia Alloh,jangan saling berdebat.Contoh lah Rosul dilempar Tai kuda juga tetap tenang.Jadi ucapkan terima kasih kepada yang belum mau menjadi warga bagaimanapun ajaran Islam itu satu yaitu Tauhid.Sebagai warga negara Islam yang baik jg di tanggapin semua itu.Buktikan dengan pekerjaan dan perjuangan.Biarkan mereka yang mempromosikan Negara Islam Indonesia.Saya yakin Alloh akan menolong orang yg berjuang di jalanya,Amin.Kalau mereka Umat Islam Pasti ujung-ujungnya kan Harus Beaturan Islam,Bernegara Islam dan menjadi Umat Islam.Maka Alloh minta agar Islam itu memimpin.Sekali lagi untuk warga Karunia Alloh jangan ikutan berdebat,tapi buktikan dengan toleransi sesama umat jangan pandang suku dan ras.Islam mengajarkan kedamaian bukan permusuhan.Mari saudaraku Se Iman untuk tetap berjuang dengan harta dan jiwa.hari ini kita merasakan betatapa nikmatnya hidup di negara Isalam.Untuk meluruskan aja NII tidak mengenal namanya setoran,tapi Infaq,untuk membersihkan diri ,Ibarat Pajak Nafas,pendengaran dan masih banyak kenikmatan Alloh yang di berikan.Di luar aja kena Pajak.Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.
wasalam.Untuk Warga Karunia Alloh sekali lagi jg Ikutan berdebat biarkan mereka yg berdebat dan Jg bawa nam Alloh.

#40 Puzzpuzz on 08.03.06 at 8:55 am

assalamu’laikum.
kaifa haaluk? maaf ikut nimbrung diskusi ini g apa2kan? saya dulu juga penah ikut org ini waktu SMA kelas 3. saya thu beberapa informasi mengenai jamaah mreka. tapi kawn2 jangan main langsung hajar, NII itu ada sekitar 14an faksi. faksi yang saya ikutin, dia punya faham mengkafirkan muslim yang g ikut dengan organisasinya. buktinya, dia selalu ngambil dalil bahwa setiap muslim yang tidak mngambil hukum Allah sebagai aturan hidupnya adalah kafir. kemudian, kita pasti disuruh untuk hijrah ke dienullah dan meninggalkan dien kufur/jahil/etc. mana yang dimaksud dienullah dan dienul kufur? mereka beranggapn bahwa Indonesia itu yng disebut dienul kufur dan org merekalah yng dsbt dienullah. klo begini caranya mereka udah mengkafirkan seluruh masyarkat indonesia secara keseluruhan dengan menganggap Indonesia sebagai dienul kufur.
Klo ngelihat tafsir para ulama, setiap Muslim yang meyakini bahwa Hukum Allah itu Adalah yang terbaik dan harus ditegakkan tetapi kondisi di wilayah/negara tsb tak memungkinkan, maka tdk menjadikan dia seorang yang kafir.
ingat hukum Allah tdk hanya berlaku dalam bab pidana aja, tapi coba deh dalam sholat, pergaulan, muammalah, bisnis dll, sudahkah kita melaksnakan hukum Allah dalam bidang2 tsb?
Jazakumullah. wassalam.

#41 Cupidz on 08.03.06 at 9:30 am

dulu saya jg pernah hampir dibai’at untuk masuk NII/NKA…waktu itu saya juga dibawa ke tempat mereka.yang saya herankan adalah, waktu itu menunjukkan waktu tepat saat maghrib. tapi tidak ada satupun dari mereka yang menjalankan sholat maghrib…begitu juga pada waktu isya.padahal kebanyakan dari mereka yg ada di tempat itu adalah laki-laki…..tanya kenapa?

#42 Random Thoughts from Namora » Tentang N11 on 08.03.06 at 2:34 pm

[…] Saya baru saja blogwalking, dan mampir ke blog Dhika. Salah satu tulisan yang menarik adalah mengenai N-11 alias NII. Dan sepertinya banyak juga yang berkomentar tentang hal tersebut. Sepertinya fenomena NII belakangan ini muncul (seperti yang disinyalir dalam blog Dhika). Hal ini, menurut saya didukung oleh kondisi bangsa ini yang mengalami krisis berkepanjangan, baik krisis ekonomi, sosial, politik dan mungkin hampir di segala hal. […]

#43 no Name.. on 08.03.06 at 3:19 pm

wOiii mas Mba..warga karunia Alloh ..inget di Al-Quran ga ada ayat yang menjelaskan klo hanya warga NII yang bisa masuk SURGA..inget SHOLAT adalah tiang agama..ibadah yang lain ga akan diterima Allah klo kita ga sholat..percuma ngasih shodaqoh sebanyak mungkin klo kita ga pernah sholat…

#44 Dhika on 08.03.06 at 4:48 pm

#Love Damai & Piece
bisa dijelaskan ndak, kok bisa infaknya sampai dihalalkan buat minjem dari orang lain dan atau ngabisin duit keluarganya?

#45 Danu on 08.03.06 at 5:35 pm

temen gw(si antek2 NKA itu) masih nagih2in duit”nya” lagi….gw bingung nih mo ngomong apa…gmn yaaaaa????

#46 ruanee on 08.04.06 at 8:08 am

iya tuh. pernah jadi korban juga. orang2nya maksa-maksa ngajak ‘diskusi’ tapi saya ga mau. abis ga jlas tujuannya buat apa. mana nelpon ke rumah lagi. pas ditanya, tau dari mana no telp rumah, dianya ngelak terus. padahal saya ga pernah ngasih no telp rumah ke sembarang orang.

bener-bener kudu ati-ati…

#47 farahPutri on 08.04.06 at 2:01 pm

maaf mas dirga,untuk kalimat yang

“tambahan dari pengamatan saya: orang yang lagi bersemangat untuk mendalami agama, cuma pikirannya terlampau sempit dan menjadikan kehilangan daya nalar”

Saya kurang setuju,sebab teman2 saya yang terjerumus dalam aliran ini juga bukan orang2 yang sempit pemikirannya,tidak juga sedang tertarik belajar agama karena mereka ada juga yang berasal dari keluarga pesantern,beberapa merupakan anak2 berprestasi dan berakhlak tinggi,pengetahuan agamanya luas,ada juga seorang lagi yang sudah memakai jilbab sejak dulu,yang lain lagi,seorang ketua keputrian di kampusnya..Saya rasa masalah orang yang terjerumus NII adalah soal ketidaktahuan saja.

#48 Sekar Kuburan on 08.05.06 at 9:50 am

EH nimbrung nih,jangan pada ngributin nii deh banyak yang harus di pikirin,saudara banyak yang kena gempa tu pikirin jg jadi komentator aja luh pade muda mudi kaga cinta NKRI sukanya ngadu domba ,pantes aje ada preman kampus,ok jangan pada ribut disini kaga ada habisnya kalau hanya berdebat ,ntar jadi bahlul kaya ente -ente yng kaga cinta NKRI

#49 Dhika on 08.05.06 at 10:25 am

#farahPutri,
terima kasih masukannya. pengalaman Anda mengatakan lain, namun dalam beberapa kesempatan saya juga menemukan seperti apa yang saya ungkapkan.
btw, nama saya Dhika :)

#Sekar Kuburan,
dugaan keras saya, Anda sudah nimbrung sedari kemarin2 cuma pakai nama lain2, begitu bukan?
:), mengatakan bahwa diskusi mengenai NII ini sebagai mengadu domba, bahlul dan kagak mencintai NKRI adalah sebuah fitnah konyol yang nampaknya cuma bisa keluar dari pihak yang terpojok.
masalah NII adalah masalah bersama juga, ndak kalah prioritas dengan bencana2 yang melanda.

#50 Sekar Kuburan on 08.05.06 at 12:13 pm

Nooooo comen Dhika anak Durhaka

#51 Lita on 08.05.06 at 11:05 pm

Bahasa menunjukkan empunya. Kosakata menunjukkan isi dalam diri.
Kalau isi tak jernih, apa daya kata yang keluar hanya cacian dan tuduhan keruh ke sana sini :)

Kalau sudah tidak punya argumen yang memadai, lantas serang saja orangnya. Begitukah? Di mana akal sehatmu, wahai yang mengaku beragama lurus?

#52 yusnah on 08.05.06 at 11:59 pm

gue setuju dengan Nii yg ingin menegakkan hukum islam di Indonesia. gue gak peduli siapa yg mimpin yg penting rakyat jadi makmur dan sejahtera just like madinah long long time ago. dari pada sekarang pake pancasila mending pake aturan Allah aja udah ada buktinya (Mekah Madinah). masa orang islam takut hukum islam. kalo NKRI sekarang ga’ bisa mungkin kalo NII bisa. Bagi yang gak setuju ama pola pikir NII yg ingin islam menang, kalian mungkin kurang cinta kepada Allah . kalo cinta harusnya mendukung bukannya menentang agar Al-Qur’an tegak betul ga? buat apa Al-Qur’an ada kalo cuma buat bacaan doang n disimpen. Buat pendukung NII Infak itu penting tapi tolong jangan terlalu memberatkan orang yg memberikan. tingkat ekonomi orang beda2 lo.ada yg mahasiswa, kerja, anak yatim,artis,tkng becak,pejabat. jadi Jangan pukul rata aja.wajar aja bnyak yg lari stlah masuk, karna merasa diperas atawa ga’ mampu bayar trus “di suruh nipu orang tua buat bayaran kuliahlah, bukulah “(kisah nyata dr temen yg kabur krn ga’ kuat bayar infak). yg manusiawi yo mas. jangan mencampur yg hak dgn yg batil. jadi tujuan bener jalannya mesti bener juga.Saya mendukung perjuangan anda asal cara penipuan dan yg sejenis dihilangkan. Jangan kayak orang RI dong (yg penting atasan senang). semoga perjuangan anda berhasil. amin.

#53 Dhika on 08.06.06 at 6:53 am

#yusnah,
permasalahan NII bukan sekedar infak mas, juga terkait metoda dan doktrin. niatan untuk mendirikan negara islam juga perlu ditelaah, jangan2 cuma kedok?

#54 cupidz on 08.06.06 at 10:55 pm

NII memang berniat menegakkan islam di Indonesia. saya akui NIATnya bagus….tapi CARAnya….???sangat tidak logis….

#55 Giens on 08.07.06 at 4:00 pm

Dulu mungkin NII dgn cara2 seperti itu,(mengkafirkan orang lain diluar mereka, memaksakan infak, tertutup/ekslusif dsb…) tapi karena banyak yg nentang/menimbulkan masalah skarang mungkin mereka dah berubah…. (caranya doang)! Beberapa waktu lalu Saya ketemu mereka…mereka tidak lagi mengkafirkan orang, mungkin lebih lembut & terbuka, tetapi menurut Saya mereka tetap sama…. dagangaanya daulah islamiyah, penegakan syariah, hijrah, baiat….dsb… tanpa punya konsep yg jelas….bagaimana penegakan syariah yg realistis….

#56 Giens on 08.07.06 at 4:16 pm

Saya setuju untuk penegakan syariat Islam, caranya ya dgn buat aturan, hukum, undang-2 dsb yang dibuat secara sah…legal oleh negara untuk ditaati warganya dan ditegakan oleh aparatnya…jadi gak sembunyi-2..kalo ada yg merampok trus mesti di potong tangan ya..yg melakukannya negara (pengadilan)… kalo dilakukan oleh sekelompok orang aja… ya kriminal namanya…Kalo kita mau Islam mau memimpin negeri ini atau memimpin dunia ya mari kita tunjukan..bahwa kita (orang Islam) bisa dan mampu/capable… terpercaya, amanah, dsb… kalo kita ananah, mampu jd pemimpin dipercaya rakyat ya ikut pemilu aja… insya Allah menang….itu jalur yg benar…bukan sembunyi-sembunyi dan hanya menyalahkan sejarah & keadaan yg ada… kita mesti hargai Pancasila sebagai dasar negara hasil rumusan para pahlawan kita…. apa salahnya? Kalo keadaan negara masih belum bener…itu orangnya, aturan dibawahnya, aparatnya dsb…yg bisa dirubah kalo rakyat telah menghendakinya…

#57 Giens on 08.07.06 at 4:27 pm

Untuk merubah itu semua kita mesti siapkan diri kita, keluarga, dan masyarakat Indonesia semua…sudah siap belum menerima Islam secara kaffah… Kita masih harus berdakwah kepada semua kalangan masyarakat…rakyat, pejabat, polisi, tentara, pengusaha, seniman dll… Mengganti NKRI menjadi NII mungkin bisa saja dilakukan secara iinstan, paksa dgn kudeta/revolusi dsb…tapi kalo masyarakat belum siap ya percuma…hasilnya sama saja…akan menjadi negara korup lagi, tirani lg…itu gak menyelesaikan masalah…Tapi kalo masyarakat sudah siap untuk menerima islam seluruhnya….pengusaha siap berbisnis secara islami, artis-2 bisa berkesenian yg islami, pejabat bisa amanah, tawadlu, polisi, jaksa, hakim pada takut kepada Allah, takut berdosa…so gak berani korup lagi…maka u/ menjadi negara islami yg barakah, adil makmur akan mudah…alangkah indahnya….

#58 puzzpuzz on 08.08.06 at 7:21 am

Assalammualaikum……
Sohib2 sekalian, menegakkan agama Allah di muka bumi ini adalah tugas dan kewajibn umat muslim zaman ini. Dunia pun udah hampir mencapai akhir massanya. Tak lama lagi pun dunia akan terpecah menjadi dua bagian, yaitu Mukminin dan kafirin. Dan mungkin tak lama pula perang secara fisik dengan zionis-yahudi akan kita alami secara nyata.
Tugas kita sekarang menyadarkan anggota kelurga kita pada Islam. Mungkin adik,kakak, ibu dan bapak ada yang belum faham ttg Islam. Ada yng belum faham sholat itu gimana, ada yng gaktahu kalo menutup aurat itu wajib, ada yang belum tau kalo Sholat berjamaah buat laki2 itu wajib hukumnya or etc….Mereka itulah yang harus pertama kali kita selamatkan.
Dakwahkanlah Tauhid yang bnar pada mereka. Tegakkan hukum Islam pada aspek-aspek yang secara langsung dapat kita tegakkn. Janganlah kita bicara terlalu luas dengan negara tapi pikirkan dulu kelurga kita gimana.
Ingat rumus 3M: Mulai dari diri sendiri, mulai saat ini dan mulai dari hal yang terkecil…….. wassalm.

#59 mujahidah on 08.08.06 at 10:35 am

Assalamu’alaikum…
jadi pengen nimbrung nih..buat semua sdr2 yg sedang resah… saya hanya ingin menjawab keresahan anda, marilah kita lihat dan kaji kembali konsep dan pola perjuagan Rasul dalam menegakka Al-islam, Rasul mencontohkan bahwa Ibadah itu harus mempunyai Lembaga (Madinatul Munawarroh) layaknya sholat kita perlu Sajadah sebagai tempat untuk menandakan batas teritorial ibadah kita. silahkan teman2 liat artikel yg judulnya “MAKKAH INDONESIA” di dudung.net, bagus untuk menambah fikroh dan pemahaman tentang Islam & Keislaman, dan silahkan teman2 kaji kenapa Qur’an disusun dari Mulai Al-Fatihah dulu?? padahal wahyu yg turun pertama adl Al-Alaq?? dan kenapa yg urutan terakhir An-Naas, padahal dalam sejarah yg terakhir trn itu Surat Al-Maidah… kita jangan larut dlm debat berkepanjangan tapi mari kita kembali pada konsepsional ALLAH & RASUL!!!

#60 mujahidah on 08.08.06 at 11:07 am

Untuk Sdr Giens yang sedang bingung…
dalam keyakinan Muslim, seorang Muslim jika akan melakukakan pekerjaan kecil saja, maka harus mengucapkan Bismillahirrohmanirrohiim yg artinya dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih dan Maha penyayang…itu untuk urusan kecil lho! apalagi mengatur urusan negara dan umat?? yang demikian kompleks dan besarnya… Jika tak ada konsep BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM, apakah akan ada berkah ALLAH disitu?? itulah yang membedakan konsep hukum produk buatan manusia, dengan konsep hukum produk asli langsung dari yang Menciptakan Manusia… tolong dipikirkan lagi, terima kasih…

#61 RyRy on 08.09.06 at 6:18 pm

adek gwe lage diincer ama temen sma-nya buat ikutan NII.
Modusnya sama, tapiii….dia dah terlanjur bilang ‘ Gwe ga ada sodara yg ABRI dsb’
GIMANA TUH???
terus, kalo pas nelpon, kira2 bahaya ga ya misal kita nanya langsung ‘Loe Orang NII ya?’
ada efek langsung ga buat kita2 yg nanya??misal : yg dah kerja karir di mentokin. yg masih kuliah : nilai bisa di manipulasi dsb

Plis donk…kasih tau….
kasian adek gwe :(

#62 Dhika on 08.09.06 at 10:39 pm

#RyRy,
bilang saja sudah ndak mau ikut2an dan sudah ndak sepaham, bilangin juga ke mereka kalau apa yang mereka doktrinkan menimbulkan keresahan. awalan mungkin mereka akan _meneror_; miskol berulang2, telpon kerumah, etc. lama2 dia akan berhenti sendiri. *berdasar pengalaman kawan

#63 anno on 08.10.06 at 10:28 am

ass..
bingung…
tapi semua yang dibilang orang NII ato NKA berdasar(al-qur’an)…

bberapa hari yang lalu gw ikut pengecekan(istilah mereka)..
infaq 450000(utang bro..)
tapi semuanya masuk akal dan jelas ada di AL-QUR’AN..

ngebaca semuanya bikin gw ragu..
padahal udah yakin..

larangan2 mereka baik buat kita..
ibadah juga sesuai al-qur’an..

tapi kalo tiap bulan suruh infaq gede..dan gw harus boong ma ortu..gw akan cabut dari nka..

kalo infaq yng ditentukan semampunya ato sesuai ma kantong mhsisw, dengan tujuan yang jelas..ga ada salahnya kan?

buat siapa aja yg baca tolong kasih saran dong sebelum gw hijrah!!!!

thx
wss..

#64 anno on 08.10.06 at 10:33 am

gw ga yakin yang nulis-nulis jelek di atas udah masuk kedalemny..

apa mereka frustasi ga boleh ngerokok(menyakiti diri sendiri)
pacaran(mendekati zinah)

ato emang udah berpengalaman dan tau buruknya nka?..

ad hubungannya ga sama abu bakar ba’asyir?

thx

#65 freqzt on 08.10.06 at 1:40 pm

Ikutan nimbrung ah… kebetulan lagi nyari2 informasi tentang NII, dan “nyasar” di blog ini :D
Mau nanya nih, terutama buat kader NII. Kalo yang lain mau jawab juga saya persilakan asal jawabannya dapat dipertanggungjawabkan. Pertanyaan saya adalah apakah NII sekarang ini masih sama dengan NII-nya S.M. Kartosuwiryo jaman dulu? Maksud saya dari sisi akidah dan cara - cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Terima kasih.

#66 bul2z on 08.10.06 at 2:41 pm

u’ll think u know but u dont know anything
your pray is just like clappin’ your hand and wisle…
the truth is only one, and that is only from 4JJI…
islam is the truth,
how islam should be????
read your qur’an guyz,,,
than u’ll know
camkan itu…huhuhu…
piss…. ah
wassalam

#67 mujahidah on 08.10.06 at 3:02 pm

terima kasih atas postingan temans semua di blog ini dan semakin menambah masukan buat kita semua, do’akan saja semoga perjuangan Islam di Indonesia yg berasal dari Lembaga Mulkiyah ALLAH yg Haq benar2 terealisasi bukan hanya yg ngaku2 saja tp sebenarnya sempalan dan ini yg meresahkan kita semua. btw jd ingat Shiroh Rasul wkt beliau membawakan ajaran Islam tdnya digelari Al-AMin tp ketika membawakan Islam lsg deh gelar itu berubah jd tukang sihir, majnun, dll segelintir cap buruk yg diberikan dari org yg belum tahu ISLAM itu sendiri bukan??? dan kita do’akan klo memang ada sdr2 kita yg sdh terjerumus ke lembaga yg salah semoga ALLAH memberi petunjuk kembali ke jalan yg benar, dan saya meyakini masih ada para Mujahid/ah yg msh memperjuangkan Islam dgn murni melalui Lembaga Mulkiyah ALLAH di wilayah Indonesia, Amiin. Allohuma Fanshurnaa ya Alloh, Allohumma ‘Arinal Haqqo-haqqo war zuqna tiba’a wa arinal bathila-bathila war zuqna ijtinaba

#68 Dhika on 08.10.06 at 11:21 pm

#anno,
coba perhatikan akhlak dan ibadah kawan2 yg ngajakin ke NKA. berdasar pengamatan kawan2 yang pernah berinteraksi menyatakan perilaku mereka cenderung aneh; muslimahnya ndak berjilbab, akhlak sesama muslim jadi berjarak, sholat bisa diakhirkan, etc. saya belum pernah berinteraksi dengan NII ini, semua yang saya tulis ’sekedar’ berdasar cerita kawan2 yg pernah berinteraksi.

#69 gusti on 08.13.06 at 9:29 am

kampus gw didaerah kemanggisan
disini tuh banyak banget yang udah kena…
kesimpulan yang dibuat andhika bener banget sama semua…
HMMM… parah banget deh mereka itu emang biasanya mengincar bukan orang yang bodoh… tapi mereka mengincar orang yang terlihat pintar dan gampang buat didoktrin..
gw waktu itu kena dari gebetan gw sendiri… (so kalo lo suka ama orang liat dulu tuh orang NII apa Bukan) apalagi kalo tuh orang tinggal didaerah sekitar lebak bulus cilandak ciputat dan sekitarnya… mereka juga sering mengunakan modus seperti MLM (multi level marketing) gw waktu itu kena di PIM, BLOK M kalo temen gw kena di ATRIUM ama Cheetoss… pas kena gw diajakin ke rumah petingi petinginya gitu deh ada (BAPAK A, BAPAK B, BAPAK C, BAPAK D) kalo mau kerumah bapak bapak berengsek itu kita harus menutup mata (karena mereka takut ketahuan). lalu gw disuruh untuk berjanji atas anama ALLAH membayar sejumlah uang… sebelum kita akan dihijrahkan… kalo mau hijrahpun musti bayar uang pendaftaran (berengsek banget ngga sih) kalo lo kesana lo tidak akan menemukan wanita wanita yang berjilbab, dan prianya pun terlihat jarang yang berjenggot seperti FPI… gw kesel karena mereka memplesetkan fakta atas nama alquran… HATI HATI SEMUA..
NII = NKA sama ternyata
islam ini agama yang menyenangkan
ngga pernah bikin orang susah atau sulit apalagi sampai harus berbohong kepada orang tua… dan sampai harus dipaksa membayar sejumlah uang… kalo orang yang ngga punya duit musti minjem minjem gitu?

#70 Danu on 08.14.06 at 4:39 pm

#Gusti
hehehehe gw setuju sama loe….temen gw yg berusaha ngajakin gw masuk2 beginian juga dari kampus IT terkenal di daerah Kemanggisan….klo ga salah gw dah nyampe bapak C deh…masa ngeboongin nyokap gw dibilang halal sih…
yang bner aja……..

#71 Forever Here I Am on 08.17.06 at 6:27 pm

Ass.Wr.Wb
Gw bangga koq jadi warga NII, coz they guide me into the right person, melarang gw berbuat maksiat dan mengajarkan gw hal-hal baik.
Semua gosip miring yang lo denger itu gak bener, makanya jangan asal ngomong doank.
Buktinya gw nih, gw uda lama disini dan gak semua yang lw omongin diatas bener.
Ketika gw dilanda masalah mereka selalu bantu gw kok, yah orang RI juga sih… tapi mereka bisa memberikan something which i can’t obtain in RI. that’s way i like to be with them.
Semoga NII cepat berdiri dan merubah semua kekacauan yang terjadi di Indonesia. Gw pasti akan selalu membantu mereka.
Justice & Freedom, good luck for us all.!!!
Wassalam. hey, no hard feelings ok? it’s just opinion..

#72 bulz on 08.17.06 at 8:43 pm

tutup mata biar ga ketauan ya
kalo gitu supir yang nyupirnya juga musti tutup mata dunks…
kan supir juga manusia kalu dia ngebocorin tempatnya begimana….
kalu smua dah tau aljaitun itu NII kenapa dibiarin aja sama pemerintah RI?
gw sih lebih menghargai orang2 yang pengen nyari kebenaran dan memperjuangkan agama 4JJI, daripada yang diem aja tapi tau dan sadar kalu sistem yang ada di Indonesia itu salah.
kita contoh perjuangan rasul aja yux

#73 ncek on 08.18.06 at 4:41 am

ge gak stuju yang lo blang niii 3 tahun lg bakal menguasai duni liat aja nanti

#74 Dhika on 08.18.06 at 8:06 am

#Forever Here I Am,
karena banyak hal yang diuraikan diatas, mungkin bisa tolong diperjelas yang dimaksud gosip miring gak bener yang sebelah mana?

#bulz,
kalo supirnya temen sesama NII?

#75 BananaTalk - Lita Mariana’s Weblog » Blog Archive » Rotten Tree(s) In The Forest on 08.18.06 at 6:57 pm

[…] Dan jika ternyata kita tak dapat membuktikan bahwa pendapat kita benar (walau kita tetap yakini benar), kita tak semestinya menyerang pribadi 'lawan' sebagai sasaran lain. Pelariankah? Karena tak ada jalan lain untuk membela diri? Walau sanggahannya tidak berdasar selain emosi dan sentimen pribadi karena merasa 'diserang'? […]

#76 just brother on 08.19.06 at 1:52 am

halo, sekedar informasi, NII memang sangat serius. saya pernah bergabung selama 2 tahun sebelum akhirnya saya menemukan konsep yang lebih baik, dalam hal ini saya mengatakan bahwa konsep yang baru saya temukan ini benar.

NII sangat serius:
Telah ada cabang di setiap propinsi. NII sempalan (palsu) berpusat di jakarta pimpinan abu totoh, kalangan NII lazim menyebutnya sebagai A.B selanjutnya mereka mendirikan Al Zaytun. NII daerah jakarta termasuk KW 9 singkatan dari Komandemen Wilayah IX yang dinyatakan sesat oleh majelis Syuro (DPR-nya NII), wilayah priangan adalah KW V. … sistem komando NII adalah clusters/gugusan hal ini juga diajarkan disana. Strategi/Syiasah ini dimaksudkan untuk failsafe-nya organisasi. setiap gugus hanya mengenal dua tingkat diatasnya.. jika baru direkrut maka anggota baru hanya kenal koordinator dan kepala koordinator.
NII sempalan/sesat dapat diidentifikasi dengan mudah:
1. Shalat boleh digabung, karena islam sekarang belum ‘futuh’ (belum berdiri negaranya, mereka menganggap sekarang adalah kondisi belum berdirinya islam sehingga shalat belum wajib).
2. Infaq bersifat wajib, dan ditargetkan/istilahnya diperjuangkan, dalam hal ini dianjurkan untuk mencapainya dengan segala cara yang mungkin.
3. menganggap muslim diluar golongan mereka sebagai kafir karena beribadah diluar ikatan “barisan org2 yag menegakkan islam”
4. memaksakan dakwah
5. mereka seringkali tidak ramah dan tidak tampak bahwa mereka muslim

NII asli derivatifnya Kartosuwiryo tidak demikian…
1.Sikap mereka tidak berbeda dengan muslim pada umumnya, shalatnya rajin dan bicaranya secukupnya.
2. mad’u (org yg didakwahi) tidak tahu mereka diajak diskusi apa sampai ketika dibai’at. Hanya dikatakan bahwa “mau ngga ikut pengajian?” dan yang dibahas adalah semua masalah.. mulai dari tauhid hingga masalah duniawi..
3. Lebih menekankan pada bangkitnya jihad dalam sektor riil kehidupan, sehingga pembicaraan lebih banyak disitu.. bahwa islam tidak mengenal malas dan terbelakang.. “kemudian mari bergabung dalam satu barisan” . tampak jelas bahwa titik tolak NII sempalan dan Asli adalah sama yaitu: amanu-hajaru-jahadu, beriman -berhijrah-berjihad.
3. Infaq tidak wajib dan tidak ditentukan nominalnya, ikwan yang kesulitan dibantu, dan dipekerjakan… NII punya banyak yayasan dan usaha..

Konsep yang saya yakini sekarang:
1. tidak revolt terhadap pemerintah
2. menjadi WNI yang taat hukum
3. tidak berbuat maksiat
4. Islam telah sempurna konsepnya, futuh mekkah dan falah-nya islam sekarang berada dalam bentuk akhlak yang islami, bukan bentuk negara.

sudah terlalu panjang, semoga bermanfaat…

#77 arie on 08.19.06 at 10:27 pm

gw pengen kluar dari nii tapi gmana caranya ya,please bantuin gw.gw pengen kluar scra baik2.

#78 Dhika on 08.20.06 at 1:10 pm

#arie,
maksudnya baik2?
kalau emang dah ndak sepakat ya keluar saja, cermati segala resiko yang mungkin. kalau masih perlu bantuan, jangan segan untuk teriak “tolong” saja disini. :)

#79 Forever Here I Am on 08.20.06 at 8:06 pm

ga liat neg morat-marit kyk gini malah dibiarin, yg salah dibenerin yg bener mlh disalahin, KKN gak ilang, byk musibah, pelanggaran HAM byk, tindak kriminal dmn2. Pejabat sekalipun gak bisa apa2?? mlh mendukung sikon kyk gini, knp neg kyk gini mlh dibiarin?? biar bisa berbuat dosa dan maksiat terus2an ya??

tanya kenapa……

#80 Dhika on 08.20.06 at 8:15 pm

Forever Here I Am,
:), ndak ada yg bilang bahwa kemaksiatan2 yang anda sebutkan adalah hal yang layak dibiarkan, coba cermati kembali tulisan saya dan komentar2 yang ada.
yang ada adalah saya menanyakan penjelasan mengenai apa yang anda sebut sebagai gosip2 miring, sesuatu yang anda sebut sebagai asal ngomong doank dari tulisan saya, apakah bisa dikopi ganti?

#81 arie on 08.20.06 at 8:46 pm

yang gw dapat sejak di nii:
-setiap hari harus bawa org untuk di tilawah
-panggilan abi - umi
setoran per bulan 250ribu
-keluar kota harus bayar,pengganti aktivitas bawa orang
-ga pake jilbab,ga masalah,karna perintah menutup jilbab belum di turunkan
-nii akan bangkit pada pemilu 2009.mungkin bisa lbh cepat.imamnya adalah presidennya,ga pake wakil presiden,ga ada dpr,mpr,dprd.
-nikah di jodoh2in dgn cara ta’aruf (perkenalan)
-nabi muhammad isra mi’raj bagi mereka muhammad ga terbang ke langit 7,melainkan muhammad menjadi imam/presiden dgn cepat.
-langit ke 7 artinya tingkatan pemimpin di sebuah negara.spt:sek des,kepala desa,camat,bupati,walikota,gubernur, presiden
-masalah2 pada umatnya di selesaikan dengan cara membawa org utk di tilawah.
-hati2 dgn teman se sma,smp,sd karna mereka selalu mencoba membawa teman dekat.
-mereka slalu menanyakan anggota keluarga yg tni/militer
-slalu ada di tlp koin
-klo di foodcourt slalu duduk ber4
-dll.
dhika,gw bisa ktemu ma lo ga?gw butuh bantuan lo nich….

#82 Dhika on 08.20.06 at 9:08 pm

#arie,
apa yang bisa dibantu? bisa tolong kasih email yang bener?

#83 gema on 08.28.06 at 12:14 pm

gw juga pernah jadi korban… modusnya dia selalu berusaha ngajak kita dengan pendekatan yang macem2 lah,pokonya dia selalu ngikutin apa2 yang lu seneng, sok deket, sok familiar….kalo gw di iming2nya dengan ditawarin job alias kerjaan,,, singkatnye aje ye.. pokonya apa2 informasi yang beredar tentang nii khususnya yang miring2 alias jelek… gw SETUJU banget… soalnya gw korban bro!!!
pertama gw dikasih materi tentang sejarah islam tapi ga dengan cara langsung, dia pasti ngajak ngobrol asik dulu, trus sambil santai dia cerita tentang “negara karunia allah”, “hijrah”, “infak”, macem2 lah..trus gw dibilang kafir lah pokonya menurut mereka elu semua yang belum masuk nii mereka anggap kafir….

kan ga rasional banget masa ,mereka bisa ngejudge orang yang bukan nii adalah kafir,,, termasukorang tua kita juga! gila kan???? kan kafir engganya seseorang cuma Allah yang bisa nilai, isn’t right bro!!

Ya udah pokonya gw sekarang lega lah udah keluar… pokonya nii mah bullshit lah!!! cuma bikin gw bangkrut…. duit gw abiss ditarikin buat infak (atau infuck???)

#84 nikahyuk on 08.31.06 at 1:07 am

ame orang zaytun … enak lo .. :)

#85 ian on 08.31.06 at 2:51 am

Huuh, gw mau cerita sedikit nieh…

dulu gw emang orang yang gak laku2 soal ngedapetin cewe, gw selalu ditolak. sampai akhirnya hati gw bimbang bgt. tapi mereka orang NII mengingatkan gw untuk ke jalan yg benar. gw terpana ketika di alquran mengatakan bahwa, jauhilah zina. dari situ gw berterima kasih bgt bukan pada NII melainkan ALLAH swt. dan orang NII itu hanya perantara yang menyampaikan. jika ALLAH yang mengatakannya sendiri kepada saya lalu mengatakan kepada kalian “eh tadi ALLAH bilang sama gw, jauhilah zina” kalian udah pasti bilang, ahhh gila lo!!

paan sih enaknya pacaran? malem minggu jalan2 ngabisin duit buat pacarnya. berSEX ria, ciuman, peluk2an, (masya ALLAH, ini udah termasuk zina mas). mending nanti kalo udah abis merried secara resmi, mau berSEX ria, ciuman, peluk2an ama tuh cewe ALLAH ngijinin kok.

kalian percaya kalau jodoh ada di tangan tuhan. kalian diciptakan oleh siapa? kalau memang gw hidup di dunia tanpa seorang jodoh itu bukan masalah, gw serahin semuanya kembali kepada ALLAH, toh gw diciptakan olehnya, dan gw jg kembali kepadanya.

pengalaman gw 9 tahun di muhammadiyah, dari situ gw melihat temen2 gw pacaran, ciuman depan gw, muhammadiyah tuh?!!. sekolah seharian ketika pulang apakah mereka sujud & bertobat kepada ALLAH?

merusak tempat maksiat selalu dilakukan FPI, apakah islam mengajarkan untuk merusak? bukankah bisa dibicarakan baik2 dengan musyawarah? karna mungkin mereka ngeyel, tunjukkan dengan alquran bahwa berbuat maksiat itu salah. agar mereka tersadar. dan bukan malah dirusak!!

di Gereja, umat2nya berbondong2 datang dengan mobil mewahnya. di Mesjid orang berbondong2 hanya dengan beralaskan kaki sendal jepit, kadang2 ada kasus sendal ilank. kemana ISLAM????? mas, om, tante.

mungkin kalian berpikir kalau di NII itu hanyalah uang dan uang. itu ketauan mas kalian jarang baca alquran. liat sendiri Alquran surat 104. mungkin kalian males ngeliat alquran biar gw tulisin artinya kalo masih gak percaya liat sendiri dech !!

1. kecelakaanlah bagi setiap pengumpat dan pencela.
2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.
3. dia mengira hartanya itu dapat mengekalkannya.
4. sekali-kali tidak! sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam huthamah.
5. dan tahukah kamu apa huthamah itu?
6. (yaitu) API (yang disediakan) ALLAH yang dinyalakan.
7. yang (membakar) sampai ke hati.
8. sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.
9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang panjang.

dari ayatnya bukanlah perumpamaan, melainkan hal yang jelas! arti menurut gw, uang yang kalian infaq`kan benar2 ke jalan ALLAH mas! dan gak akan dikorupsi. di ayat2 yg lain mungkin tidak diungkit soal hukumnya tapi dalam surat ini terbaca jelas hukumnya. bagi siapa yang menyelewengkan uang tersebut akan dibakar sampai hati. dan itu bukan orang NII yang berbicara, melainkan Alquran itu sendiri. kalau kalian merasa itu gak benar, berarti kalian gak yakin donk sama alquran`nya?

setelah gw baca postingan di atas. yang ada dalam pikiran gw adalah, kalian membutuhkan sebuah bukti nyata? iya khan? dari bukti itu butuh perjuangan mas! uang 450 ribu aja kok ngambek! darisitu kalian belajar mas gimana dapetinnya dengan bekerja keras jangan cuman nunggu uang jatuh dari langit.

ALLAH minta bukti seberapa besar keinginan mas-mas demi ALLAHnya. dari beberapa postingan di atas gw baca “harus ngeobohongin ortu karna menurut NII itu halal”

lo mesti harus ngibul, ilang hplah, ilang kameralah, iya khan?
itu bagus kok, itu ngebuktiin seberapa besar sayangnya orang tua lo sama lo. kalo mereka bantu ya bagus itu tandanya mereka sayang sama lo, kalo enggak berarti mereka gak sayang sama lo. simple khan?
kalo orang tua memang sedang gak ada uang, yaa usaha. kerja kek! ALLAH menyuruh kalian mandiri gimana mencari uang. toh hanya seberapa yang diinfakkan.

kata user yang bernama gema di atas,

gema wrote;
“kan ga rasional banget masa ,mereka bisa ngejudge orang yang bukan nii adalah kafir,,, termasukorang tua kita juga! gila kan???? kan kafir engganya seseorang cuma Allah yang bisa nilai, isn’t right bro!!”

ahahahhaa, logika aja deh. andaikan ALLAH melahirkan kamu ke dunia ini sebagai orang kafir. kafir dimana tempatnya? neraka khan? mau? lalu buat apa kamu ibadah selama ini kalo ALLAH nyiptain kamu sebagai orang kafir?

andaikan saya tau kalo saya dimata ALLAH diciptakan sebagai orang kafir. saya ngapain amad capek2 sholat, zakat, capek2 puasa. logika donk mas.

mungkin mbak / om gema merasa benci kalau orang tua kita semua di anggap kafir oleh orang2 NII.. itu hanyalah sikap pemikiran mas gema aja yg negativethinking. mereka gak pernah bilang tuh kalo ortu kita orang kafir. ayah&ibu kita semua termasuk orang tua saya sendiri.. maaf, ortu kita bukan kafir mas. nasib masa depan keluarga/keturunan ortu kita tergantung pada anaknya. seperti kita, kalo mas gema menganggap NII menilai kalo ortu kita semua orang kafir. maaf ya mas, mereka juga punya orang tua…
orang tua kita semua pasti seneng kok kalo kita sujud kepada ALLAHnya dan menjalani Alqurannya. setidaknya ketika mereka dipanggil menghadap ALLAH, mereka telah menyelesaikan MISInya, yaitu membesarkan anak dengan menjalankan perintah2 ALLAH.
kalo mas gema masih mengira saya tidak benar, ya gak apa2 kok. yaa mas gema buktiin aja gimana caranya supaya orang tuanya yakin benar2 akan masuk surga.

tentang sholat, nah ini yang seru nieh.

mungkin sebagian dari kalian mengira, ih di NII orangnya gak pernah sholat. iya khan?
tardulu mas, tugas orang2 NII yaitu mengingatkan dan menyadarkan orang2 agar menjalankan Alqurannya jangan cuma dibaca2 doank.
misalkan saya sholat di sebuah musholla lalu apakah di tempat seperti taman lawang tempat berbuat maksiat itu akan berhenti aktifitasnya? disinilah tugas yang ALLAH minta yaitu menyadarkan mereka untuk kembali ke jalan yg benar.

sekarang saya tanya, pilih mana?
shalat jalan, tetapi tempat maksiat jalan terus.
atau, sadarin mereka tuk kembali ke jalan yg benar.

andaikan semua manusia di bumi ngejalanin alqurannya, kita ngejalanin shalat enak gak sih? enak khan! sendal gak bakalan ilank kok. ahahahhaa..

soal kenapa cewe2 di NII gak berjilbab.

sebagian besar cewe2 di indonesia berjilbab, pacaran gak? sedangkan di alquran sendiri bilang, gak boleh mendekati zina. pacaran bukannya mendekati zina? ngedeketin zina aja gak boleh, apalagi berzina. makanya mas kalo mau ngungkapin sesuatu diteliti dulu, udah nganggep yang enggak2 aja soal NII.

soal penampilan…
di posting atas, gw pernah baca. kenapa orang-orang yg lebih tua gak berjenggot atau apalah yang berbusana muslim di NII. ow terus kalo kita berbusana muslim berjenggot, kita akan masuk surga?
apa karna jaman nabi dulu mengajarkan seperti itu. baca buku sejarah donk ah! jaman nabi itu dulu di padang pasir panas, belum ada alat cukur jenggot. lagian di mata ALLAH semua manusia itu sama, tinggal bagaimana cara kita hidup, itu aja.

tentang keluarga militer yang gak diperbolehkan masuk NII. (bukan gak boleh tapi belum saatnya!!)

disetiap anggota militer sebelumnya disumpah untuk menjaga negara RI yang berdasarkan pancasila buatan manusia daripada alquran yg diturunkan ALLAHnya, bahkan rela berkorban sampai mati demi RI.
tapi kenapa dia gak bersumpah untuk ALLAHnya yang telah menciptakan dirinya yah?

andaikan ayah saya adalah seorang anggota militer, dan saya tau kalo ayah saya itu di posisi yg salah. itu merupakan tekanan batin gak sih? ayah yg selama ini kita sayang eh masuk neraka.

jujur, gw belum lama di NII baru sebulan.
awal2nya gw juga negatifthinking terus seperti kalian. karna kalian belum ngejalanin. belum di jalanin udah takut duluan. belum dapet ilmunya udah pandai bicara tanpa isinya. bagaikan tonk kosong nyaring bunyinya.

sebenarnya soal-soal awal perdebatan beginian bener2 gak penting. saya hanyalah orang yang berjuang buat agama saya, yaitu islam.

saya pribadi capek ngeliat orang berdiri dipinggir jalan meminta sumbangan demi masjidnya. loh katanya islam itu menguasai separuh dunia?

mungkin menurut kalian cara yang NII lakukan benar2 salah, kalau bgitu silahkan lakukan sesuai cara kalian masing2.

bukankah islam itu banyak, ada FPI, ahmmadiyah, muhammadiyah, Adn, dan lain sebagainya, tinggal pilih yang menurut kalian benar.

kalo kalian menganggap islam itu gak bener, capek sholat sholat 5 waktu, ya udah. ada agama yang sholatnya cuman hari minggu doank kok.

semua perbuatan kita dan keyakinan kita, akan diminta pertanggung jawabkan nanti di akhirat..

dan dari postingan saya yang banyak ini, ini hanyalah menurut pikiran saya selama ini. kalo menurut anda saya tidak benar, toh yang dosa ini saya kok bukan anda.

#86 ian on 08.31.06 at 2:58 am

o iya saya lupa,

kemanakah uang infaq itu?
uang itu akan dibangun sebuah mesjid besar yg belum kalian lihat sebelumnya. dan nanti itu akan menjadi sebuah bukti kepada kalian. bahwa Islam bukanlah agama miskin, seperti yang dijalan2 kalian lihat itu orang kecrek-kecrek! minta sumbangan…

#87 Dhika on 08.31.06 at 8:32 am

#ian,

mengenai zina; mas, silahkan dibaca kembali dari artikel yang saya tuliskan, tidak ada satu kalimatpun yang menyatakan bahwa zina itu halal. jika hendak mengomentari komentar orang, harap dituliskan dengan jelas agar tidak terjadi salah paham. muhammadiyah hanyalah perkumpulan, apa yang dilakukan anggotanya bukanlah cermin perkumpulan seutuhnya.

mengenai sumbangan; sebuah logika penafsiran alquran yang terlampau sempit. menginfakkan harta di jalan Allah ndak cuma lewat NII bukan?
permasalahan kita disini adalah kenapa NII mewajibkan anggotanya untuk menginfakkan hartanya dengan nominal yang gedhe, bahkan menghalalkan harta orang tuanya untuk dicuri dan kemudian diinfakkan ke NII? sepanjang saya baca shiroh, rosulullah menganjurkan para sahabat untuk berinfak sesuai kemampuannya, ndak pernah ada pemaksaan.
membenarkan pencurian dan kebohongan untuk melihat sejauh mana rasa sayang orang yang kita curi? waduh, ajaib bener nih mas. saya belum pernah menemukan dalilnya nih, bisa tolong dipaparkan? setahu saya, Allah ndak pernah minta bukti dari hambaNya dengan cara mencuri dan berbohong.

mengenai kafir; kok ribet juga memahami rasionalisasi yang sampeyan paparkan. singkatnya apakah bener NII mengkafirkan orang diluar NII? kalo ya kenapa? kalo ndak, kenyatannya fenomena ini dialami oleh kawan2 yang pernah bersinggungan dengan NII, gimana?

mengenai sholat; waduh, ini lebih ajaib. yang saya tangkap, orang boleh ninggalin sholat karena tengah mengajak kepada kebaikan? lebih baik ngajakin gabung NII dan ninggalin sholat? dimana dalilnya nih mas?

mengenai penampilan; jilbab itu adalah sebuah kewajiban bagi muslimah yang sudah mutlak mas. sikap buruk sebagian jilbaber bukanlah pembenar untuk lebih baik tidak mengenakannya. bagaimana kita bisa yakin dengan NII jika dia sendiri belum paham kewajiban berjilbab?

mengenai TNI; :). bukankah dakwah itu kepada setiap orang tanpa pandang bulu? kok bisa2nya sampeyan bilang belum saatnya? rosulullah berkirim surat juga kepada raja2 di seluruh dunia wkatu itu ndak pandang bulu.

mengenai masjid; masjid dimana nih mas? bukankah sebaiknya semua dikomunikasikan ke publik demi menghindari fitnah?

perdebatan dengan rasionalisasi yang sampeyan paparkan memang menjadi tidak penting dan buang waktu. sebuah inti adalah kita tengah mencoba menelusuri bahwa apa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menamakan dirinya NII telah melakukan seuatu yang agak ganjil cenderung salah dan kita tengah menyuarakan hal ini seluas-luasnya agar tidak makin banyak yang ikut2an dan tersesat, paham ndak?

#88 Anka on 08.31.06 at 6:17 pm

apa islam selalu kayak gini ya?? kenapa sih selalu ribut aja… kita liat aja diri kita sendiri dulu udah bener ato belom.. kl diri kita belom bener… benerin dulu… baru orang lain…islam apapun yang lo yakinin sekarang, jalanin yang lo yakinin sebaik2nya.. gw yakin semua agama ngajarin kebaikan kok… ok!!!
salam damai…

#89 Rukun on 09.01.06 at 8:27 pm

NII that’s described by ian is fate. Don’t follow them or you will be fallen in deep mistake.
The real NII just follow for the only God, Allah, and the messenger, Rasulullah, and the guide of Al Qur’an and the Hadits. They will not make a very bad bid’ah such described above.
The real NII will not limit the dakwah, they will do the same to TNI/Polri as well even if they sword to Pancasila. They will not push to pay infaq too much.
The NII that you read/hear as described above may come from tactical intelegent to worse NII image as well after SMK death in 1962.

#90 stefanie on 09.01.06 at 10:57 pm

Ternyata upaya musuh-musuh islam untuk menjatuhkan citra islam cukup berhasil, bahkan sampe mempengaruhi para aktivis islam hingga ikut2an menghujat NII. Padahal………………… Isu NII yg gencar saat ini sbnrnya berasal dr NII gadungan. NII yg benar sama sekali tdk ada sangkut pautnya dg Al-zaytun. Plis deh jgn sok tau!!!!!!!! mudah2an kita semua diberi petunjuk oleh ALLAH, amiiiin

#91 Dhika on 09.02.06 at 7:04 am

# stefanie,
justru apa yang saya tulis ini untuk menegaskan hal tersebut,. bahwa NII yang seperti diceritakan adalah sebuah golongan yang mendiskreditkan makna terminologi NII sesungguhnya…

#92 farahPutri on 09.02.06 at 3:19 pm

Walaikumsallam Dik,

Gpp kok, saya juga tidak keberatan. Kalau bisa membantu orang lain tentu akan lebih berguna dibanding bila diedarkan dalam komunitas tertentu saja. :”)

Waktu itu saya juga sempat berkomentar di blog ini,lho.. no 45 kalo tidak salah..

#93 Dhika on 09.02.06 at 10:09 pm

#farahPutri,
oya, maaf kalau kurang teliti…

FYI (pembaca), farahputri ini adalah mahasiswi yang menulis email yang saya kutip diatas.

#94 Yusnah on 09.02.06 at 11:00 pm

I jadi bingung ni. secara logika NII itu Sangat benar karena hendak menegakkan hkm Allah di muka bumi. tapi kok ada yg bilang sesat bahkan oleh sesama NII. #Rukun, you bilang NII(Zaitun) yg dikuti Ian salah. yg benarnya NII yg bagaimana sih?

#95 Stefanie on 09.04.06 at 7:32 am

NII zaytun yang seperti diceritakan bukan cuma mendiskreditkan MAKNA terminologi NII. Tapi benar-benar menjatuhkan citra NII yg SEBENARNYA yg benar2 ada memperjuangkan negara islam di indonesia berdasarkan qur’an dan sunah rasul.

#96 bendotz on 09.05.06 at 11:25 am

Assalaamu’alaikum wr. wb
Wahai saudara seiman-ku..
Saya juga mau bercerita mengenai pengalaman saya dengan Negara Islam.Ketika itu saya diajak oleh teman2 saya Pipi dan Muka.Niat awalnya karena Muka kenal dengan seorang yang namanya Kuda yang katanya punya bisnis.(siapa tau bisa dapet kerjaan). Alhasil setelah kenalan, kita diceramahi, yang ujung2nya mengajak kita untuk gabung dalam Negara Islam. Kami pun ikut pengecekan pertama beberapa hari kemudian. Setelah itu, saya sebagai orang yang pernah mengikuti macam2 pengajian sebelumnya (salafi, Ikhwanul muslimin, jamaah tablig, dll) berpikir bahwa seharusnya saya melakukan study case terlebih dahulu. Dan tak lupa berdoa pada Allah untuk diberikan jalan kebenaran. Ternyata kesesatan NI mulai terlihat.
Kesesatan itu antara lain:
1. Tidak sholat tepat waktu, mereka boleh menjamak kasar sepanjang mereka sedang memperjuangkan tujuan NI (buset).
2. Tidak adanya hijab antara laki dan perempuan.
3. Mereka menyuruh untuk menyetor uang (istilahnya : shodaqoh hijrah) sebagai tanda bahwa kami akan hijrah sebesar totalnya 2jt rupiah tanpa memberi kesempatan untuk menabung dan berpikir dulu.(meskipun mencuri uang orang tua)
4. Mereka mengambil alquran hanya secuil ayat saja dari sana sini yang hanya bertujuan untuk menguatkan konsep pendirian negara mereka dan menafsirkannya sesuai kehendak mereka.
5. masih banyak lagi….
Singkat cerita saya tidak mau melanjutkan proses hijrah saya. Akan tetapi saya malah didatangi ke rumah oleh panitia Hijrah untuk diajak diskusi.Kedatangannya ini juga dalam rangka memudahkan saya untuk proses pengecekan kedua agar saya tidak perlu datang. Akan tetapi yang ada bukan diskusi, sebab bagaimanapun saya berpendapat selalu dimentahkan, dan ujung2nya dia memaksa secara halus agar saya tetap hijrah. Padahal Allah sendiri tidak pernah memaksa hambanya untuk bertaubat.
Oleh karena itu bagi teman2, kuatkanlah akidah. Pelajari alquran dan hadits jangan setengah2..
Semoga Allah senantiasa memberikan jalan yang benar kepada kita semua.
Amin
wass. wr.wb
nb: semua nama adalah fiktif

#97 bendotz on 09.05.06 at 11:33 am

oh tambahan… bahwa si Kuda ternyata adalah oknum NII yang setingkat RT, sedangakan yang datang kepada saya untuk pengecekan kedua adalah setingkat Lurah.

Sepanjang saya telaah lebih jauh, ternyata memang banyak sekali kotak2 dalam NII ya? Ada yang se[erti saya gambarkan diatas, tetapi kok ada juga postingan diatas yang menyebutkan NII gak niggalin sholat,dll….

Sebenernya yang posting dari pihak NII diatas itu paham dengan ajaran NII ato gak? Yang menjelaskan semua tiu diatas adalah Lurahnya sendiri.. Jadi buat yang masih baru2 masuk, ente tanya dulu deh sama boss lo…oke
Wass

#98 Forever Here I Am on 09.06.06 at 6:06 pm

#ian,

gw setuju bener sm pemikiran loe, dan gw seneng ada orang spt loe..
mari kit brg2 membangun Negara Allah.

#99 bendotz on 09.08.06 at 8:39 am

Ass. wr.wb.

Yow, guys… kok gw liat ada berbagai macam versi di forum ini.. ada NIInya Rukun yang bilang NIInya ian palsu.
Gimana ni Ian? Komentar anda??

#100 Dhika on 09.08.06 at 9:11 am

#Forever Here I Am,
negara Allah yang bagaimana nih?

#bendotz,
ndak perlu bingung.

#101 My Angels & Airwaves on 09.08.06 at 2:09 pm

Udah Lha Qta Ga Dapet Duit Jd Orang Top or dijamin masuk surga Ngomongin Ginian..
waste time..
B aj Lagi..
Heboh B.G.T Sich…
We’re Still Young ,,
Sok Kritis..!!!
Belum siap kali Otak Kita belum sanggup n belum nyampe mikirin ginian..
malah ke Blinger Lho..
apalagi kita,,
mau kapanpun n di gimana-manain juga gak bakal bisa setara sama amerika,jerman,inggris,perancis,,dll…
Have Fun GO Mad Ajah Lha Ngejalanin hidup,, tinggal insaf naik haji aja kalo udah tua,,??btw ada yang punya mp3 nya Plus 44 gak? band baru nya mark hoppus blink 182?

#102 xxxxxxxxxxx on 09.08.06 at 2:28 pm

welcome………smua yang da pd tau NII kaya seru abiz niy..pa lagi gw jadi korban gw ngejalanin da lumayan lama 5 bulan cuma gw ngerasa aneh Bgtzzzz gw kaya nga’ hidup normal banyak pikiran,beban n nga’ nyaman cOz gw kaya d’kejar2 utang n kaya buronan yang gw rasain selama niy…gw kaya orang streZZZZZZZZ bgTzzzz sampe2 gw harus ngejauhin tmn2 deket,kuliah gw terbengkalai cm bwT NII s’penuhnya and shalat gw jd sering lewat gw jadi kaya gak tau malu kenalan2 gitu ma orang bwt di jadiin tilawah mang menurut g itu bagus juga cie dari al-qur’an cuma cara penerapanya salah g setuju ma pendapat tentang NII bahwa mereka gunain al-qur’an hanya setengah2 banyak kejadian aneh setelah gw ngejalanin selama 5 bulan itu dan sejak ngrasa aneh gw banyak cari tw dengan cara gw sendiri, orang2 NII gak punya perasaan kalo ngomong seenaknya :
1) menurut NII orang yang belum hijrah di bilang binatang ternak kafir,zalim,fasik.
2) gw bingung bgt kalo g mo bayar infak tiap bulan aje gile g masih kuliah masih minta sama ortu ditentuin lagi gede buanget.
3) gile buangat sampe kuliah gw terbengkalai and ipk gw turun drastis gara2 gw jarang masuk kuliah cuma bwt nemenin tilawahan.
4) oRAng NII itu gk punya perasaan gw sakit @j mereka gk ngerti tuk maksa gw bwt nyari mangsa baru gw kacian buangat bwt mahasiswa baru yang masih polos itu inceran mereka coz supaya gampang ikut aliran NII.
5) bwt dika gw minta tolong cara keluar yang baik coz salah satu anggota NII kerumah gw mulu and tlp gw mulu g ngrasa risih and itu cie kalo menurut gw pemaksaan buanget padahal kalo qt tw di islam itu gk ada unsur paksaan.
6) gw ngerasa kaya babu2nya NII coz NII ngajarin bwt mandiri n kerja keras but bapk2 A,B,C..etc nga’ kerja sm sekali yg jd pertnyaan gw mereka selalu dpt duit tanpa kerja enak buangett tapi dapet duit mulu dapet dari mna yach????????sedangkan qt sruh kerja keras bwt dpt target infaq tiap bln but mereka????sangking bwt mencapai tujuan NII tu tercapai.
dika mnta sarannya ma loe thx

#103 ex NII on 09.08.06 at 5:55 pm

aduh menarik banget ya?
gw juga pengen ikutan nimbrung neh!!!!
perkenalkan gw adalah ex anggota NII yang pengen Kaslan alias keluar dari NII!!! tadinya seh gw setuju abiiiiizzz ma NII, sampe2 gw rajin bgt bawa TL (Tilawah) n Gw pengen bgt bisa jadi mujahid of the month (anggota NII yang paling banyak masukin TL)…

Alhamdulillah ternyata kecurigaan gw selama ini tentang NII terbukti..
N yang paling bikin gw bertanya2…
Bapak2 RTnya pke PDA kluaran terbaru n hp cdma ditambah mobil2nya bagus2 (APV,KIA Carren,dLL) smuanya…
Dpt duit drmna ya?!!
Sedangkan mereka gak kerja ditempat lain selain diNII…
So piKir pake LOGIKA…
Sekali lgi gw tanya
DUIT DARIMANA????????????
mereka me2ras anggota2nya n gw sekarang gi dikejar2 utang mereka yg hampir belasan JUTA RUPIAH

NB : gw dah hijrah dan gw da banyak didoktrin ma mereka mengenai NII yang bullshit itu…………

ALLAH tidak memaksa dan tidak memberatkan umatnya……….

luv ALLAH forever

See you NII nice to meet you byeeeeeee

#104 bendotz on 09.08.06 at 8:34 pm

#xxxxxxxxxxx
Gua ngerti banget perasaaan lo.. Perasaan kita gak tenang dibuat mereka.. Sampe dikejar2 kerumah segala…
Buat para korban,jangan takut, lo ngomong yang tegas aja sama mereka. Kalo perlu laporin aparat.
Jangan mau diajak diskusi sama mereka, karena ujung2nya mereka tetep maksa lo buat gabung dan nyetor uang sama mereka.Dan yang gak kalah pentingnya CURHAT MA ORTU.. Itu penting banget, karena mereka akan melindungi kalian dari orang2 jahat kaya NII.(gw alami juga).. Jangan mau nurut sama mereka yang pake istilah “jaga amanah” yang arti sebenarnya “lo jangan bongkar modus operandi kita2 yeeee..”
Buat oknum2 yang merasa dirinya warga NII, mudah2an ente2 semua diberi petunjuk ma Allah. Jangan kaya kerbau dicocok idung sama petinggi2 lo..mauuuu aja nurut…
GW ULANGI:”JANGAN KAYA KERBAU DICOCOK IDUNG”…
Study case dulu, pelajari alquran dan hadits yang bener. Ninggalin sholat boleh gak?? Nyuri uang ortu boleh gak???
wass…

#105 Rukun on 09.08.06 at 10:39 pm

Please refer to http://niimasadepan.blog.com, and you will know the answer. The real NII never say “You don’t need Sholat, and you must pay a high infaq although become a thief and etc”. There is bulsh*t think of pretended NII people.

#106 bendotz on 09.09.06 at 11:21 am

#RUKUN
I had finished reading the link that you refer above. And my conclusion is “I’m wasting my time for reading that pointless articles!!”. So PLEASE just explain to us what NII is all about. I think the bottom line which ian’s NII and your NII is just the same. So could you please explain it to us with the language that we all can understand, and Please give us answers by describing that the reasons which made us ran out from NII is not true.no money, no doctrin, and anything else that’s not in Alquran…
thanks
wassalaam

#107 ex NII on 09.09.06 at 11:36 am

oi sori nih nongol lagi (sok kenal bgt ya padahal baru kemaren post he55x gpp kan):>

tau gak ni yang gw bingungin di NII tuh knp ya yang harus diselamatkan tuh orang2 yang berduit ja (orang miskin ga layak diselamatkan)? coba da orang NII ya yang baca gw pengen tau jawaban mereka!!!padahalkan yang pengen masuk & layak masuk sorga siapa saja yang beriman (ga pandang bulu kaya / miskin)!!!

gi pula masa disana kita disamakan seperti abu bakar (sahabat rasullullah) kan yang kita ketahui bahwa abu bakar itu adalah sahabat rasullullah yang memiliki harta yang melimpah!!!

sedangkan klo misalnya kita ingin masuk kesana kita wajib membayar infak paling sedikit 250rb/bulan!!! mari kita itung2an mengenai berapa yang harus di infakkan 1 keluarga yang seluruh anggotanya masuk NII(jika keluarga tersebut 5orang jika pada saat pengecekan+H 1rangnya 1jt X 5 orang = 5jt trus ditambah uang infak perbulannya 250rb X 5 = 1jt 250rb)

bisa2 tuh keluarga makan apa?

apakah mereka memikirkan kesejahteraan anggotanya?

apakah kita hidup didunia ini hanya tuk mencari harta sedangkan harta tersebut tidak kita nikmati seluruhnya bahkan kita hanya bisa menikmati 10 - 20% dari penghasilan kita?

apakah ALLAH akan memuliakan manusia yang mencari2 penghasilan dengan menghalalkan segala cara (dengan berbohong, menipu dll)? gw banyak bgt disarankan oleh mereka cara gampang mendapatkan uang ” dengan cara menipu para calon korban dengan menaikkan biaya pengecekan agar dapat melunasi hutang2 gw” naudzubillahiminzalik”

apakah ALLAH akan memuliakan manusia yang terus menerus berbohong kepada orang tua kita mengenai berbagai hal?

apakah ALLAH akan berdiam diri kepada siapa saja yang telah memainkan ayat2 suci alQuran dengan sesuka hati untuk menipu semua orang?semoga ALLAH memaafkan mereka

apakah ALLAH tidak akan marah kepada hambanya jika mereka meninggalkan shalat 5wktu( saya setuju dengan mereka mengenai shalat untuk menegakkan agama ALLAH dengan jangan berdakwah, tertapi apakah layak orang yang berdakwah tersebut meninggal shalat 5wktu yang jelas2 diperintahkan oleh ALLAH DAN WAJIB HUKUMNYA)?

apakah NII tu bukan suatu golongan (padahal mereka menjelaskan bahwa golongan2 tu tidak diperbolehkan oleh ALLAH) sedangkan mereka menganggap orang2 diluar mereka KAFIR, coba saudara2 sekalian menyimak kata2 saya yang tadi? bisa kita simpulkan bahwa mereka adalah 1 golongan kan?

nah ini nih yang paling saya curigai, mengenai rasullulah sedang ingin menghancurkan hukum jahiliah di mekah dan turunnya ayat ” janganlah km campurkan antara hak dan yang batil” padahal jelas2 itu ayat yang diturunkan di madinah (madaniyah) sedangkan pada waktu itu rasullullah sedang berada di mekah!!!!

dan mereka menyimpulkan bahwa alQuran itu hanya buku tata negara!!!!
padahal kita semua mengetahui bahwa alQuran itu bukan hanya menjelaskan hukum2 islam, tapi menjelaskan berbagai macam ilmu seperti ilmu alam, kisah2 para nabi, perjalanan para nabi dan rasul dlll.

jika ada dari saudara2 sekalian tolong dijawab dengan terbuka OK

wasallamualaikum

#108 ex NII on 09.09.06 at 11:43 am

sori gw mau meralat kata2 gw yang tadi!!!takut semua salah paham coz tadi salah ketik!!!
apakah ALLAH tidak akan marah kepada hambanya jika mereka meninggalkan shalat 5wktu( saya setuju dengan mereka mengenai shalat untuk menegakkan agama ALLAH dengan jalan berdakwah, tetapi apakah layak orang yang berdakwah tersebut meninggal shalat 5wktu yang jelas2 diperintahkan oleh ALLAH DAN WAJIB HUKUMNYA)?

#109 ex NII on 09.09.06 at 11:45 am

dan gw mau meralat kata2 yang ini!!!!

dan mereka menyimpulkan bahwa alQuran itu hanya buku tata negara!!!!
padahal kita semua mengetahui bahwa alQuran itu bukan hanya menjelaskan hukum2 ketata negaraan negara islam, tapi menjelaskan berbagai macam ilmu seperti ilmu alam, kisah2 para nabi, perjalanan para nabi dan rasul dlll.

jika ada dari saudara2 sekalian tolong dijawab dengan terbuka OK

wasallamualaikum

#110 ex NII on 09.09.06 at 11:46 am

ditunggu segera tanggepan teman2 seiman sekarang juga!!! coz saat ini gw gi online
OKK

#111 bendotz on 09.09.06 at 12:12 pm

kayanya itu cuma bisa dijawab sama orang NII, sebab gw setuju ma elo kalo alquran gak cuma soal ketatanegaraan…btw lag OL ya? id YM donk..qita chatt ..
wass

#112 NII Malaysia on 09.10.06 at 10:30 pm

Salam Dari Malaysia,
Saya juga menyertai NII al Zaytun,kalian boleh merujuk data sejarah Darul Islam dan hasil research INSEP dan Depag RI,di sini;
http://www.4shared.com/dir/475856/fa49ffbb/sharing.html

#113 warga NII on 09.13.06 at 10:08 am

asskum

gw bisa menjawab pertanyaan tentang shalatnya warga NII!!!

sebelum gw membahas lebih lanjut coba kalian semua baca surat an - nissa yang menjelaskan tentang shalat!

sebenernya kalian pada ngerti gak seh arti dari ayat2 tersebut?

disitu dijelaskan bahwa kita diperbolehkan shalat membawa senjata dan diperbolehkan untuk menjamak shalat jika dalam keadaan berperang dijalan allah dengan maksud menghindari orang - orang kafir!

coba kalian telaah lebih lanjut lagi mengenai arti2 dari ayat2 yang ada disurat tersebut!!

mengapa disitu dijelaskan kita dianjurkan mengikuti shalat waupun tinggal beeberapa rakaat lagi.

arti shalat menurut kalian tuh apa seh?
bukankah shalat itu tiang agama? dan apakah kalian tahu arti dari bacaan salam di akhir shalat? disitu diartikan bahwa selamat sejahteralah kamu! sedangkan apakah yang disamping kamu itu sudah sejahtera?

dan kalian apakah tahu arti dari islam itu apa seh?

menurut kita (warga NII) islam itu selamat, sejahtera, cukup nikmat dan diridoi!

sedangkan saat ini tuh yang terjadi bukannya keadaan islam! karna umat islam itu tidak sepenuhnya berpegang teguh pada ajaran agama islam itu sendiri dan melupakan alQuran!!

saya yakin diantara kalian pasti banyak yang sudah hafal isi alQuran?

tapi apakah hanya cukup alQuran itu hanya dihapal tetapi tidak dijalankan sepenuhnya!!! cobalah telaaah isi alQuran itu lebih mendalam lagi! saya yakin pasti anda sekalian akan setuju dengan apa yang kami perjuangkan saat ini

kami hanya ingin berjuang dan menegakkan islam dan ingin menciptakan kondisi islam yang 100%( selamat, sejahtera, cukup nikmat dan diridoi)

ITULAH SHALAT KAMI dengan ingin menegakkan tiang agama yang mulai rapuh dengan adanya penyempitan pola pikir terhapat alQuran itu sendiri!!!

silahkan klo ada yang tidak setuju asal dengan alasan yang logis dan disertai dalil2nya.

#114 zzzzzzzzzz " on 09.13.06 at 2:06 pm

haiiiiiii makin seru @j nich ngebahas about NII or N11 so gw bru dapat info terbaru tentang NII itu gw bingung bangat dech ma mereka yang dach kedoktrin abiz2 san apalagi sampai kuliah mereka terbengkalai cuma bwt NII sepenuhnya padahal masih banyak yang harus mereka tw tentang NII itu jangan hanya ngeliat kasat mata aja tapi dipikirin lagi dong apalagi banyak keanehan yang dapat dirasain setelah qita masuk NII nenurut gw :
1). lo liat dong kalo mang mo pelajarin alqur”an itu gak hanya diambila ayat2 tertenru aja qt harus pelajari dari pertama sampai akhir so dibaca juga bukan hanya di baca terjemahanya aja itu udah salah bangat tw
2). kalo mang niatnya baik pengen negakin islam kenapa mesti diam2 atw sembunyi2 & bohong terus padahal dalam islam itu gak diajarin boong tw kalo mang mo negakin ialam besar besaran aja gh usah cari anak2 kampuz doang
gt.
3). kalo pun ini ajaran bener kenapa lagi hijrah mesti nutup mata segalaaneh tw takut ketawuan yach tempatnya biar gh bisa ditemuin ya
bwt loe AJARAN yang bener itu yang dah fitrahnya dari tuhan dari ortu qt gk uasah ikut ajaran yang aneh2 mestipun dari alqur”an karna tanda2 kiamat itu adanya golongan2 islam baru dan dari golongan itu saling membanggakan bahwa ajaran mereka itu benar gt tlong yaw buat lo yang mahasiswa lo harus bisa berfikir positif dan lebih dewasa menyikapi hal yang baru lo dapet jangan langsung percaya aja thanxx

#115 name on 09.13.06 at 5:00 pm

BUANG BUANG WAKTU AJA,
SEMUANYA BOHONG !
OMONGAN YG GAK BERDASAR….

#116 ooooooooo on 09.13.06 at 8:01 pm

what shupp bro makin cyu aja neh….? btw gw juga mo ikutan gabung lagi so eh itu tuch bukan omongan gak berdasar tw..!!so, bukan juga buang2 waktu tapi penting bgt yang harus dibahas karena ini demi keselamatan buat orang banyak dan penting buat disampein dengan benar dan bukti yang nyata bukan omong kosong .
ibarat tong kosong nyaring bunyinya gw tuch bener gak ada penipuan bwt ngejatuhin nii soalnya korban nii n ngerasain sendiri, gw pengen nii tu dibahas n dibrantas abiz soalnya niy..merugikan,meresahkan,bikin takut,bikin strez or kaya orang gila soalnya bagai virus menyebar kemana-mana “slank” hehe…..

#117 NII Malaysia on 09.13.06 at 9:28 pm

sodara NII,
ya benar ayat surah an-Nisa itu.
tapi tafsiran nya dari mana yang kalian ambil? solat iqamuddin? surah mana dan ayat mana? hadith? kalian menggunakan hadith dan mentafsirkan seenaknya.

di mana ayat AQ yang menyebutkan tentang salam selepas solat? adakah kalian solat ritual? bukankan solat kalian solat aktivitas?

apa yang kalian katakan menegakkan al-Quran itu sebenarnya memandu maksud al-Quran berdasarkan nafsu saja,bid’ah kubra!

#118 bendotz on 09.13.06 at 9:32 pm

#warga NII
Pendapat lo itu doktrinan NII banget sih. itu adalah penafsiran ayat tentang shalat yang seenaknya dan tidak bertanggung jawab.

#119 NII Malaysia on 09.13.06 at 9:37 pm

itu belum rukun Islam dan Iman lainnya

Solat=tegakkan agama
Puasa=tahan diri demi agama(bukan puasa Ramadhan)
Haji=pertemuan wakil2 NII
Zakat=suci diri demi RMU

Rukun Iman
Allah=Negara(kok Allah yang abadi ditafsir sebagai Negara yang nota bene makhluk dan boleh musnah ditelan gempa)
Malaikat=Kakitangan Negara Islam(deh kok malaikat dibagi gaji? infaq sedeqah sembarang)

dan lain-lainnya.. kahfi…. doktrin ini hanya diketahui bila di dalam.. kalau dari luar sampek mati pun kalian tidak akan berbaiat!

#120 Zoro on 09.14.06 at 5:23 pm

Ass wr wb untuk semua yang di milis ini ayo mari bersatu bahu membahu jangan saling hujat menghujat ,malu kita sudah 61 tahun merdeka ko masih pada debat dan berantem.Mari kita melangkah bangun Indonesia dengan ImtaQ dan Iptek.Rusaknya dunia /bumi Is ukah manusia.Bagaiman Lumpur Panas Sidoarjo Gempa dll yg tak bisa sebut one by one.Jadikan satu,yaitu ajaran ilahi yang satu untuk semua.Maksud ane Tauhid .Jadi mari saling mohon maaf Romadhon hampir tiba.Saya yakin kalau Selamat damai dan sentosa itu adalah Islam.Malu dengan agam lain di baca .Islam ama Islam ko nerdebat .Katanya Tuhanya Atu.Ok Mari mulai dg yang baru.Ngga baik sahabatku saling hujat dan argumen.Alloh itu Esa ( 1 ) dan ajaranya satu /Tauhid/ umatnya ya harus damai .wasalam mohon maaf kalau ada kt yng kurang berkenan

#121 NII KW IX on 09.15.06 at 12:05 pm

NII KW IX lumayan deh di Malaysia

#122 Forever Here I Am on 09.16.06 at 1:12 pm

#warga NII
jgn t’lalu t’bw emosi, nanti mlh bs ngebk rahasia. Kita punya tujuan yg mulia disini jd jgn lupakan hal t’sebut, mrk itu cm blm paham aja jd ga usah diladenin.
jgn smp kita mlh t’pengaruh sm omongan org2 disini, kan byk org yg ingin memadamkan cahaya Allah dan segala cara mrk lakuin.
biarlah mrk b’buat semuanya, toh pd akhirnya kita yg akan menang.

keep soul~wassalam

#123 Budi on 09.16.06 at 4:15 pm

Assalamualaikum wr.wb.,
Ka Dhika saya merasa sangat terbantu dengan adanya blog ini, saya merasa bahwa ternyata banyak teman2 yang peduli dan ikut merasakan,apakah ka Dhika punya alamat e-mail yang bisa saya hubungi?tolong bantu saya ka, saya sangat butuh bantuan kaka.alamat email yang saya cantumkan adalah alamat e-mail saya yang masih aktiv tolong kirimkan ke alamat sini ya alamat e-mail Ka Dhika…tolong saya ka…I need ur help…I feel so hallow and I feel in pain, I dont know how 2 figure out all of this, makasih maaf merepotkan, buat temen2 ayo qta sebarkan Islam dengan damai dan kasih sayang…jangan gentar ada banyak orang yang mengalami hal yang sama,May Allah always guide our family and friends… gw pengen islam damai dan disebarkan dengan benar dan jujur.Allah sendiri mengatakan dalam AlQuran bahwa qta harus mengatakan sesuatu dengan benar dan berusaha untuk selalu membahagiakan orang tua….

#124 Monkey_Rhe4 on 09.16.06 at 9:13 pm

(BBrpa mingg yg lalu) gw di incer buat jdi pengikut NII oleh teman smu gw dulu.. prtamanya dia dan 2 org temannya yg lain pura2 mau wawancarain gw tentang sport (kebetulan gw anak basket)..tau-tau ujung2nya kok malah ngebahas soal NII ini (mreka gak nyebut NII sih),,mreka ngajak gw hijrah intinya! yah memang sebelumnya gw gak pernah tau tentang NII..makanya saat itu gw merasa sangat bingung, pusing sperti org stress.. karena gw mikir apa bener yg mreka bilang.. tpi kenapa gw gak bisa yakin 100% dan gw malah curiga jgn2 gw diajak ikut aliran “gak bener” lgi!!! Lalu gw berani ambil sikap juga sih, gw mikir selama hal tersebut gak jelas gw gak mau ikut2an.. selama beberapa hari temen2 gw itu terus ngejar2 gw buat ktemuan, oiya dan mreka juga mau pinjem duit gw (speak2 nya sih buat gantiin hp temennya yg dia rusakin 500rb)..oke lah gw mau pinjemin..
Suatu hari kita janjian ktemu di warnet, gw mau kasih pinjem duit ke dia,, tapi tanpa sengaja pas gw buka friendster ada message yg isinya “Please beware ama si-anu,,si-anu,,si-anu (tnyata di salah satu nama tersebut adalah nama temen gw yg ngajak gw ktemu en minjem duit) Sialan gw di tipu,, karena slama di”brain-wash” temen gw yg satu ini tnyata pura2 bego (jadi pura2nya dia jg org yg mo diajakin hijrah, padahal dia udah masuk NII) Untung aja pas di warnet itu gw dan dia belum sempet ktemu, jdi langsung gw ngibrit pulang ke rumah.. gw terus di kejar2, tpi gw berhasil menghindar.. Besok nya gw kirim sms yg agak kasar ke dia supaya jgn ganggu gw lagi, gw udah tau mreka mau ngejebak gw! huh.. dan pada saat itu pun gw akhirnya mencari tahu tentang NII lewat teman2 yang lain dan dari internet.., intinya gw jdi yakin klo NII itu sebenarnya tujuannya bagus tapi kok aneh sih… ajaran nya gak masuk akal.. nenek2 fitnes aja pasti tahu kalo menipu/ mencuri itu dosa bgt.. trus apalagi tuh yang lain,, gak sholat?? gak pake jilbab cm gara2 cwe yg pake jilbab ada yg pacaran??dll..halah..halah..
Klo memang mau membangun negara yg islami tpi kok bgitu sih caranya… masak membangun negara dengan uang hasil curian, dsb…!!!
sampai skrg temen2 gw itu gak ganggu gw lagi sih..,
Ya smoga kita semua di beri petunjuk Tuhan di mana jalan yg benar.. mari berdo’a!!!

#125 bendotz on 09.16.06 at 9:44 pm

# forever_blablabla

Rahasia?? Rahasia apa