Dulu pertama kali buka rekening BSM di kantor kas Benhil *hasil pencariannya aneh nih, dibuat khusus buat nampung gaji bulanan waktu masih kerja di daerah Sudirman. Kenapa pilih BSM, pemikirannya sederhana; cari bank yang tidak terlalu ngantri buat ’say hello’ ama tellernya, tidak pula perlu ngantri (terlalu) lama untuk sekedar narik 50 ribu dari ATMnya .
Sejak tidak lagi kerja di Sudirman, praktis akun Shar-e saya lebih dominan mengambil peran; kantor kasnya dekat dari rumah dan tetap tidak perlu (terlalu) ngantri cuma buat narik 2 lembar 50 ribuan dari ATMnya.
Namun sejak istri tertarik (ikut) jualan batik Pekalongan, rasa-rasanya perlu buka satu akun khusus untuk menangani masalah perbatikan ini. Harus yang syariah dan telah tersedia fasilitas yang memudahkan kami untuk cek rekening dan transfer (antar bank) dari rumah demi mengurangi mobilitas agar jalanan tidak semakin macet.
Alhamdulillah dengar kabar kalau BSM sudah mendukung internet dan mobile banking, maka lekas-lekaslah saya telepon call BSM untuk menanyakan bagaimana mengaktifkan fitur ini. Dijelaskan, karena saya buka akun di kantor kas Benhil, maka saya perlu datang langsung ke Benhil untuk mengaktifkan fitur ini. Demi masalah kepraktisan, saya memilih untuk buka satu lagi akun BSM di kantor cabang Bekasi dan langsung minta untuk diaktifkan fitur internet banking.
Setelah melalui perjuangan yang panjang dan berliku sejak buka akun BSM setelah libur lebaran yang lalu, hari ini saya baru bisa menikmati fasilitas internet banking BSM. Khusus mengenai lika-liku perjuangannya nanti saya tulis posting sendiri *kalau ndak males, sekarang bahas BSM Net Bankingnya saja dulu.
User ID dan Password, PIN Otorisasi dan TAN
Ada 3 amplop confidential yang (harusnya) saya terima setelah proses administrasi pengaktifan BSM Net Banking; satu amplop memuat user id dan password, satu amplop memuat pin otorisasi dan satu amplop memuat 100 set TAN untuk 100 kali transaksi. Dalam kasus saya, proses administrasi memakan waktu 2 pekan dan bertambah lama karena satu amplop yang seharusnya berisi pin otorisasi ternyata kosong.
Setelah menerima 3 amplop, langsung coba login ke BSM Net Banking, ternyata belum diaktifkan. Baru pada keesokan harinya saya bisa login dan menelusuri menu-menu yang ada. Saya mendapati dua rekening BSM saya langsung terdaftar di BSM Net Banking. Saya belum bisa melakukan transaksi transfer karena belum dapat pin otorisasi.
Tiga hal yang bisa saya lakukan dengan BSM Net Banking ini; cek rekening, transfer antar BSM dan transfer antar bank. Untuk transfer antar BSM dikenakan biaya 500 perak/transaksi dan transfer antar bank 5000 perak/transaksi. Transfer antar BSM bisa dilakukan seketika, untuk transfer antar bank memakan waktu 2-3 hari layaknya kliring biasa. Biaya administrasi bulanannya dikenakan 2500 perak.
Percobaan yang saya lakukan adalah transfer antar rekening BSM. Akun BSM saya yang di Benhil ternyata masih ada saldo 40 ribuan. Dengan saldo yang sebesar ini, tidak mungkin saya menariknya melalui ATM, melalui teller juga tidak diperbolehkan (campur diketawain ama mbak-mbaknya) karena minimal saldo adalah 50 ribu. Iseng saya coba transfer 40 ribu ini ke rekening BSM Bekasi. Untuk transfer kita perlu memasukkan pin otorisasi dan TAN. Ternyata bisa!
Saya kurang tahu apakah kebijakan minimal saldo 50 ribu juga dikenakan di BSM Net Banking atau (jangan-jangan) ini kelalaian? Semoga sih bukan. Saat saya mencoba menelusuri dan melakukan transaksi melalui BSM Net Banking ini, saya rasakan aksesnya agak lambat dan tidak jarang putus koneksi.
Mudah-mudahan ke depan bukan hanya cek rekening dan transfer yang bisa saya lakukan, namun juga pembayaran tagihan listrik, telepon, hp dan spidi bisa saya lakukan melalui BSM Net Banking.
Anda belum tertarik juga untuk ikut mencobanya?
*ps: skrinsut lengkap bisa ditengok disini.
Possibly Related Posts:
- Hal Acak, H-5
- Simple Is Beautiful
- Shar-e, PIN dan TIN Yang Salah Cetak
- Giving For Palestine
- Indonesian Muslimblogger Search Engine
Readers who viewed this page, also viewed:
- Mohon Doa Restu, Pembukaan Toko Sarung Tenun
- Lebih Baik Mencoba
- Superfluous
- Bayar Tagihan Speedy Lewat KlikBCA
- Hadir di Pesta Blogger 2007






13 comments ↓
Syarat2 bisa bsm net apa aj? Ditunggu kisah perjuangannya.
Satu2nya kekhawatiran saya sebetulnya cuma apakah ATM nya mudah ditemui di tiap kota atau tidak?
# Donnyreza,
pan bisa ngambil lewat ATM Mandiri kang, ada dimana2 tho?
Klo saya sih nggak make bank mandiri lah. Make bank kecil aja, biar nggak kurang duitnya kena ongkos servis. Bisa2x bukannya nambah malah abis duitnya
Biaya pembelian tokennya berapa, sama ngga dengan Bank Mandiri konvensional nya… (males nanya CS nya) Sekalian aja ya, Dhik
# Ratih,
BSM Net Banking ndak pake token jeng, pakenya TAN seperti yang sudah diceritakan diatas. Jadi tiap transaksi kita diminta masukin TAN; TANnya dikasih 100 kombinasi, jadi bisa dipakai untuk 100x transaksi, kalo TANnya habis, ya minta lagi, gratis!
BSM bisa transaksi dan narik lewat ATM dimana-mana yah ?
Dhika ini. Dari dulu sifat rendah hatinya tidak pernah luntur. Padahal, sejauh saya tahu, salah satu alasan beliau ‘tidak kerja lagi’ di daerah Sudirman adalah karena di daerah non-Sudirman konon aliran ‘akun share-nya’ semakin positif…
Hi Dhika, long time no see…
Assalamualaykum pak. Thanks infonya ttg BSM. Ini layanan yang saya tunggu2. Jadi bisa lebih memberdayakan rekening BSM yang sementara ini cuman buat bayar tabungan pendidikan.
Salam dari istri saya, kita mau kasih selamat nih udah masuk Top 100 Indonesian Blogs, nomor 35 lagi!
# Beta Uliansyah,
wa’alaykumsalam…salam balik buat ummu abbas.
thanks infonya, perangkingan selalu menggairahkan, meski kurang tahu apa gunanya
Saya berharap Shar-E segera ada layanan ini… saya kurang sukanya BSM masih adanya biaya biaya yang tidak perlu, saya melihat di BRI Syariah maupun Shar-E lebih tolelir mengenai biaya ini.. alias tidak ada BIAYA BULANAN alias GRATIS
Khusus Shar-E kalau mau gratis harus ada uang di account 100rb
dulunya kerja di daerah mana ya..
Kapan ya Bank Muamalat bikin internet Banking…
Leave a Comment