tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
(Sapardi Djoko Damono, 1989)
ps: rinai hujan bulan juni selalu menginspirasi dan nampaknya rinainya kali ini begitu membuncahkan hati. Nantikan saja posting yang merinai berikutnya, masih dalam episode hujan bulan juni. *sok berasa seleb sekali
Possibly Related Posts:
Readers who viewed this page, also viewed:
- Mohon Doa Restu, Pembukaan Toko Sarung Tenun
- Superfluous
- Bayar Tagihan Speedy Lewat KlikBCA
- Mencoba BSM Net Banking
- Nominasi Blog Favorit: Edittag, Roniyuzirman dan Strategi Manajemen






7 comments ↓
maen hujan yuk
halo si sok seleb…
hujan bulan juni sering datang tak terduga. kadang menyusahkan, tidak jarang menyegarkan mata.
semoga posting rinai berikutnya makin menyegarkan..
met milad by the way busway :p
Barakallahu fii ‘umrik…ditunggu postingan yg merinai berikutnya
hehehe dhika, sori nih baru singgah lagi ke sini. Thx ya buat postingan teh walininya, lumayan sebagai promosi gratis :D. Meski sdh kuucapkan lewat berbagai media (milis dan sms), di sini aku ucapkan lagi deh : selamat ulang tahun….!)
Barokallaahu fi umrika yaa Dhika. Semoga rintik rindu menemukan muaranya, Semoga rinai kehidupanmu selalu dipenuhi dengan keberkahan
Hati Hati Hujan hujan hati
barokallah ya glen smoga tambah sakinah mawwadah,
dunia akhirat,iya nih pas buanget bulan juni hujan….
he. he..,tp ya hujan bahagia yang pasti tul ga glen?moga sukses dan lancar pernikahannya amien…, doaku menyertaimu kawan. dari sahabat kecilmu…..
Leave a Comment