Rasanya tidak ada dari kita yang tidak punya mimpi dalam menjelajahi kehidupan, terkecuali mungkin sebagian saja yang telah terjangkiti penyakit kikir akut, sehingga mereka teramat pelit, bahkan untuk sekedar bermimpi. Yang membedakan nantinya adalah apakah mimpi-mimpi tersebut mampu menggerakkan dan menginspirasi bagi misi-misi penaklukan dalam kehidupan pemimpinya atau sekedar berhenti dan dicukupkan sebagai mimpi.
Edensor adalah nama sebuah desa khayalan yang dikutip dari novel karya Herriot, Seandainya Mereka Bisa Bicara, kenangan A Ling untuk Ikal. Khayalan terhadap desa ini telah menghantarkan Ikal (dan Arai) kepada penaklukan-penaklukan yang gagah berani.
A Ling menandai cerita tentang keindahan Desa Edensor dalam novel itu, kubaca bagian itu berulang-ulang. Desa khayalan itu seakan membuka jalan rahasia dalam kepalaku, jalan menuju penaklukan-penaklukan terbesar dalam hidupku, untuk menemukan A Ling, untuk menemukan diriku sendiri. (Edensor, hal 162)
Novel Edensor adalah novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi. Kalau Laskar Pelangi bercerita mengenai masa kecil para laskar pelangi dengan latar SD Muhammadiyah di Tanjong Pandan dan novel kedua, Sang Pemimpi, bercerita mengenai masa Ikal merantau ke Jakarta, maka Edensor bercerita mengenai kehidupan Ikal dan Arai semasa berkuliah di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan petualangan penaklukan gagah berani dataran Eropa dan Afrika; dari Belanda sampai ke Itali, dari Tunisia sampai ke Casablanca dan kembali masuk Portugal.
Novel Andrea Hirata adalah semangat yang menggebu, mimpi yang yakin tergapai dan keluguan. *apa yang lebih lugu dari membandingkan Rhoma Irama dengan Adam Smith? Dalam novel ini kita tetap pula akan menemukan kekhasan Andrea Hirata yang kampiun dalam bermetafora, ’selipan-selipan’ bijak dan akhir tiap bab yang mengejutkan dan tidak meninggalkan apapun selain ironi menggelitik nan satire yang sungguh akan membuat kita terpingkal-pingkal. *sampai sakit perut saya dibuatnya
Kalau kita sering menjumpai buku-buku motivasi menguraikan banyak hal yang hanya berhenti sampai pada tataran teori, maka novel Edensor adalah sebuah kitab provokasi yang proven karena penulisannya diinspirasi oleh perjalanan hidup Andre Hirata sendiri. Pembuktian bahwa menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tidak ada hal sekecil apa pun terjadi karena kebetulan, bahwa mimpi-mimpi masa kecil mampu menjadi pemain utama dalam pengembaraan nasib.
Linda Christanty yang seorang cerpenis mengatakan bahwa Andrea Hirata membuatnya mabuk kepayang dalam kalimat endorsement di sampul belakang Edensor, maka saya hendak mengungkapkan kepada anda bahwa saya yakin dia telah berkata jujur.
Possibly Related Posts:
- 5 Buku Dari Penerbit Bentang
- Menaklukkan Wall Street
- Wahai Pemuda!
- Blogfam, 3 Tahun Dan Regenerasi
- ‘Terjebak’ Presentasi Amway
Readers who viewed this page, also viewed:
- Mohon Doa Restu, Pembukaan Toko Sarung Tenun
- Happy Problem
- Lebih Baik Mencoba
- Comments in moderation
- Superfluous






40 comments ↓
Seperti apa ya Purbalingga pukul 12 malam, malam Jumat Kliwon pula…
Baru mau masuk mozaik 18… bener-bener disayang-sayang bacanya… :p
Haduh..pengen dong sakit perut gara2 terpingkal-pingkal membaca novelnya Andrea
Btw alhamdulillah, kemarin sore ade saya dah berhasil mendapatkan Edensor, insyaallah ba’da uas saya baru bisa baca novel ini dan kemudian terpingkal-pingkal 
ini kan lanjutannya laskar pelangi ya?
sori, udah dibahas di artikelnya, kekeke. aku cuma liat covernya. hehehe.
dah khatam! :p
is Edensor for real???
*daydreaming
meluncur ke toko buku togamas sore ini…..
#dini,
menurutmu?
kalo realistis nampaknya memang pedal rem yang menghambat harapan, begitu bukan?
Ngiler bin penasaran abisss… Mudah2an nggak kehabisan kalau nanti mudik ke Jakarta..
Baru baca judul pertama di Bab I. Kemarin saya lihat buku tesisnya yang diceritakan di Sang Pemimpi, judulnya saya lupa lagi. Andrean Seman Said, itu nama aslinya ternyata.
Edensor di palembang belum ada, padahal ada lombanya, buat resensi,sedih deh:-(
alhamdulillah setelah berbulan-bulan mencari…kemarin bukunya dapat:-)
langsung di baca….
hiks…hahaha…penuh ekspresi.
jd membakar semangatku untk jd backpacker:-)
emang perempuan bisa ya?
kapan maryamah karpov nya terbit. tak sabarrr……….
Laskar pelangi, membangkitkan kenanganku tentang masa kecilku. heheheh…gue anak sd PN itu, yang gendut,gendut putih-putih.. tapi bukan dari keluarga urang setap..tapi karena boleh aja sekolah disitu.
Laskar pelangi kereeenn..banget.aku sampai membacakannya kepada seluruh muridku, agar mereka mencontoh besarnya motivasi dan menghargai pendidikan. Thanks to Abang Andrea Hirata, yang telah mengangkat suku melayu Belitongku ini. aku bangga jadi anak belitong..
ohya…kalau ada yang mau ikut tur laskar pelangi, diriku bisa mengusahakan. ada yang mau..contact aku yach
assalamualaikum
ada yang bisa kasih tau aku dimana aku bisa menemukan tesis karya andrea hirata kirim ke imelku di rinie_praditha@yahoo.co.id.
wassalam
Sungguh Novel yang luar biasa
Ternyata ada anak bangsa yang mampu menulis sebaik ini.
Terima kasih buat Metro TV yang sudah mengangkay profile Andrea Hirata dengan karya yang “Bukan Sekedar Sastra Biasa”
Sayang saya hanya mendapatkan “Edensor dan Sang Pemimpi” di Toko Buku.
Tapi tetep u/ hunting “Laskar Pelangi dan maryamah karpov”
#Abang,
coba hubungi bentangpustaka@yahoo.com buat dapetin laskar pelangi.
fyi, maryamah karpov setahu saya belum terbit, masih dalam penggodokan
sudah belasan (kalau bukan puluhan) kali keluar masuk gramedia, dan berpapasan dengan buku ‘Laskar Pelangi’ yang di ‘gembar-gemborkan’, tapi tidak ada tarikan untuk membeli, sampai.. melihat ulasannya di kick Andy. baru beberapa hari yang lalu dapet buku itu di sebuah tokobuku area kemanggisan, setelah nyari2 di gramedia & TGA gak ketemu. langsung habis saya baca, dan sekarang lagi baca sekuelnya, sang pemimpi. can’t wait for the edensor. kalau bang dhika bilang Linda Christanti berkata Jujur, saya bilang Bang Dhika Pandai sekali menilai seseorang =)
#aulia ali,
awal2 beli dan baca laskar pelangi pan ane dah bilang ke ente bahwa ni novel bagus, makanya besok lagi dengerin baik2
hehehe, iya Bang, lain kali ane perhatikan betul resensi2nya
aduh, ketinggalan! cuma bisa mbaca resensinya. btw, siapa yang mau pergi ke belanda? titip buku, ya? pls…
‘Waooooow….
itu kata pertama buat ‘bang Andrea.
Saya ga tergila_gila sama Novelnya aja,tp juga sama ‘bang Andrea juga…(he…he…he…)
‘Ditunggu nich MaryamaH KarpoVnya…
Sukses selalu,ya.
Laskar pelangi memang novel inspirative..Tapi ada beberapa yang menjanggal bang..contohnya:
- Lagu2 yang dibawain dalam novel (terutama mahar) itu setau gw lagu dewasa, sedangkan mereka masih sd
- Lintang tuh kelewat cerdas , sampe pelajaran MTK anak sma dia babat abis di cerdas cermat (setau gw itu pelajaran smu)
- terlalu banyak nama latinnya..Baru kita baca bab 1 kita udah di suguhi kata ficilium…klo wong ndeso yang baca ga’ ngerti tuh and jadi males dia lanjut ke bab lain
tapii…dari semua kekurangan yang gw sebutin , novelnya Andrea (apapun judulnya) gw rasa inspirative, sempet ketawa and nangis juga waktu baca laskar pelangi..
dah ah..terlalu banyak comment..
Salam Hangat & Jabat Erat
Aprian “Ngole” Saputra
nb: salam bwat temen2 ya
laskar pelangi, sang pemimpi, edensor…
bahwa mozaik-mozaik kehidupanku masih tercecer
dan aku akan menemukannya, dan merekatkannya pada hatiku
satu per satu….
Laskar Pelangi emang novel is the best,aq baca jadi ketawa n nangis sendiri,tapi aq kecewa ama nasibnya Lintang,tragis banget,kalo boleh usul Lintang ikut kejar paket A aja kan nanti juga bisa kuliah,sapa tahu bisa jadi MENRISTEK,kan sayang anak segenius itu harus jadi sopir proyek sakit banget rasanya waktu baca nasibnya..Jadi jatuh cinta ama laskar pelangi skaligus yg tulis….he…he…,Bang Andrea emang top abis….Ilove you…
ha? edensor desa khayalan ya? benarkah itu?
aku pernah chat dengan temanku di UK sana, dia masih mencari2 keterangannya untukku. =)
# gac,
coba baca2 wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Edensor
Stelah baca edensor,aq jadi terobsesi pengen kesana,bener gak sih yg dikatakan Ikal n Arai.Tu buku bagus bgt,lebih bagus dari Laskar Pelangi n Sang Pemimpi,sayang Ikal gak bisa nemuin cinta sejatinya A Ling anak Hokian itu,apalagi Arai yg sampe saat ini cintanya gak pernah di bls sama Zakiah Nurmala.kacian banget.aq suka bgt ama 2 orang sohib itu,modern ,pinter tapi juga religi,melayu banget ,gak kaya artis sinetron yg sering kita liat,udah pinternya juga gak ketauan sok bule lagi,nyebelin……,Maryamah karpuv bagus gak ya…terbitnya kapan donk,pengen buruan beli nich…
wah..andrea hirata emang keren bangett tulisannya.., udah tuntas mbaca dari laskar pelangi,sang pemimpi, Edensor, nih lagi ‘berdebar-debar’ nunggu seri terakhir dari tetralogi Laskar pelangi yang judulnya “maryamah karpov..” penasaran neh..tau ending-nya. baru kali ini ketagihan mbaca novel..novel ini memang full inspiratif, salut dehhhh!!!
hehe, trimakasih link nya. =)
namun, apa ya maksud tulisan ini?
Edensor adalah nama sebuah desa khayalan yang dikutip dari novel karya Herriot, Seandainya Mereka Bisa Bicara, kenangan A Ling untuk Ikal. Khayalan terhadap desa ini telah menghantarkan Ikal (dan Arai) kepada penaklukan-penaklukan yang gagah berani.
desa khayalan maksudnya yang sering dikhayalkan si andrea ya? baru aja aku mengerti nih. =)
Sungguh karya yang luar biasa, membacanya maka kita akan tertawa dan menangis dan seolah kita ikut terlibat dalam adegan ceritanya. Sangat inspiratif, aku bangga ternyata Indoneisa memiliki sastrawan yang sangat cerdas.
ada yang berminat keliling eropa dengan cara arai and ikal?
edensor emang ada di briesfield england cari aja di wikipedia
saya termasuk yg tercerahkan karena novel ini. mohon ijin tulisannya saya ikut pajang di blog.Ini juga sebagai konfirmasi.
Aku tidak bisa dan tidak pengen berhenti membaca novel ini. Pengen banget jadi Lintang yang jenius ato Mahar yang seniman nyentrik.Mereka adalah pribadi-pribadi yang unik, mereka menikmati dan mengexpresikan hidup dengan cara-cara orang yang imajinatif. Pesan moral ke-…,bacalah novelnya jika ingin mendapatkan pesan moral Andrea Hirata.
g ada comment lg neeh…..?
edensor itu nyata loh
fatma insyaallah oktober mau ke UK pengennya nonton liga inggris tp tiketnya mahalaku kan dari keluarga menengah kebawah so uang saku pasti g cukup jd pengenya bs liat the real edensor
Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi2 itu
Laskar pelangi sangat menyenangkan…dapat membawa kita ke masa kecil yang penuh dengan kepolosan dan kenakalan.jadi ngga sabar nunggu penayangan filmnya. buat mas andrea smoga bisa menulis buku lagi yang lebih dahsyat….
novel karya bang andrea kereeen buanget, sebelumnya sy bermimpi ke yunani tp setelah baca karya bang andrea, saya jd penasaran sm edensor.
semua buku andrea hirata bagus beeng…gw yang tadinya dah mu nyerah mengejar mimpi gw, dengan segala keterbatasan gw, disadarkan ma ikal n arai( terutama arai siy)..arai di buku sang pemimpi pernah bilang ma ikal,,”kita ga akan mendahului nasib!!!” teruslah bermimpi karena orang seperti kita klo tidak punya semangat dan mimpi akan mati”…..sumpah!!!!!kalimat2 itulah yang bener2 dah bikin gw mau mengejar mimpi gw tanpa takut mimpi itu akan jadi kenyataan ato ga…yang penting usaha gw dan gw ga pernah mau lagi buat berhenti bermimpi…gw akan terus bermimpi dan berharap..oia usaha juga siy….gud luck buat arai n ikal…pengen tau lintang juga deh….
gud luck buat andrea hirata dan semua pengejar mimpi yang lagi usaha…terus semangat buat mengejarnya dan jangan pernah berhenti buat berharap….
SEMANGATTTTT!!!!!!!!!!!!!
yap…
two thumbs up buat andrea hirata..
aku juga jadi tambah semangat setelah baca buku itu..
kalo aja semua remaja indonesia baca buku ini…
yang paling kusuka adalah kata2….
“Tuhan tahu,tapi menunggu,,,”
Leave a Comment