Entries Tagged 'Notes' ↓

Dimana

Terus dimana letak kemajuan bangsa ini ya pak?

Tanya bu Muslimah secara lugu di acara Kick Andy semalam selekas mendengar konfirmasi dari bung Andy bahwa perjuangan Raja Dima dan Adolof Gotonem terjadi saat ini dan bukan kejadian masa lampau.

Lebih Baik Mencoba

Bukankah Anda lebih baik mencoba dan menghadapi risiko gagal dibandingkan gagal hanya karena takut gagal? Selain itu, dalam mencobanya, bukankah lebih masuk akal untuk mengikuti satu atau dua-atau delapan-cara yang memungkinkan Anda berhasil dibandingkan mengikuti cara-cara yang mungkin tidak memberikan hasil?

hal 269, Seven Years To Seven Figures oleh Michael Masterson.

Bagaimana Itu Menjadi Kecil

Yang penting bukanlah bagaimana aku bisa melakukannya, melainkan mengapa aku harus melakukannya… karena ketika mengapa itu begitu besar, maka bagaimana itu menjadi kecil.

Dikutip dari Fajrin pada sidebar blognya.

Titik Balik

Hijrah, titik balik yang diberikan Allah berbeda-beda pada peristiwa datangnya hidayah seseorang. Tetapi hijrah yang sebenarnya baru terlihat bukan ketika seseorang memutuskan berjilbab, bukan ketika seseorang memutuskan utk berislam lebih baik dan meninggalkan hal-hal buruk yang dulu pernah dilakukan. Tetapi komitmen hijrah yang sebenarnya baru terlihat lama setelah itu. Bagaimana seorang hamba berusaha mempertahankan hidayah yang Allah telah berikan padanya. Bagaimana seorang hamba bersikukuh tetap pada jalan hijrahnya, tanpa tergoda tarikan-tarikan lain masa lalu yang tentu saja tidak gampang disuruh pergi.

Dikutip dari Asma dalam hikmah dari silaturahimnya ke kang Gito. Dalam banyak hal, pola umumnya menyatakan mempertahankan memang jauh lebih sulit dibanding meraih dan ya musibah terbesar dalam kehidupan adalah ketika melemahnya iman, begitu nasehat pak Andevi *seorang tetangga dalam banyak kesempatan.

Pasti Ada

Seburuk-buruk orang salah pasti ada baiknya, seperti halnya sebaik-baik orang benar pasti ada buruknya.

Dikutip dari seorang sahabat ketika bernasehat terkait relasi sesama manusia malam tadi.

Pikun Akan Tuhan

“Ow! Begitu. Apakah dalam referensimu, kebebasan adalah semacam rasa pikun akan kehadiran Tuhan? Lalu di mana sebenarnya kita berdiam? Sejak kapankah dirimu menciptakan bumi untuk kau tinggali bersama kebebasanmu yang absurd itu? Bahkan di atas sebutir pasir pun, kau tak memiliki zona bebas bercinta, tanpa merasai kehadiran-Nya.”

Kejora dalam Geni Jora (hal.10), sebuah novel oleh Abidah El Khalieqy.

Ibu dan Siti Hajar

Wis, br sj rampung ifadoh dn sai. Saat sai yg mengenang kegigihan siti hajar, sy terkenang kegigihan ibu yg selama ini jg telah berjuang mati2an membesarkan 5 anaknya. Sepanjang sai 7 putaran, sy tak henti2nya menangis tersedu2 mengenang kegigihan ibu yg spt siti hajar: selalu berjuang demi kebaikan anak2nya…

Kutipan pesan dari kakak tertua melalui layanan pesan singkat yang masuk ke inbox semalam langsung dari tanah suci Mekah di penghujung penunaian rangkaian ibadah haji. Cobalah bertanya pada sosok ibu yang tengah duduk di dekat Anda, buat apa beliau melakukan ini semua. Demi anak-anak, hanya itu kalimat jawaban yang pasti terhantar dari mulutnya. Terima kasih ibu.

*buat saya, setiap hari adalah hari ibu!