Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana
Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan
ps: life will never be the same again!
Why Don’t You Act Now?
July 4th, 2008 — Islam
Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana
Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan
ps: life will never be the same again!
October 14th, 2007 — Personal, Islam
Selamat Idul Fitri 1428 H, mohon maaf lahir dan batin.
Terima kasih buat rekan-rekan yang telah berkirim salam melalui SMS dan media lainnya, insyaAllah saya sudah memaafkan (dan tentu melupakan) segenap cela sikap, kata dan perbuatan yang tentu adalah bagian wajar dalam interaksi.
Mudah-mudahan rekan-rekan semua juga punya cukup kelapangan hati untuk memaafkan segenap cela yang pernah saya dan keluarga torehkan dalam interaksi. ![]()
September 25th, 2007 — Islam, Social
Aliansi Mahasiswa Korban NII KW9 adalah pihak yang membuat presentasi ini.
August 16th, 2007 — Islam, Social
Presentasi diatas didapat atas info Ati Aja. Rangkuman yang cukup komprehensif, meski tetap perlu dikonfrontir terhadap pihak-pihak terkait.
July 13th, 2007 — Islam
Usia pernikahan saya belum genap 2 pekan, inai di kuku jemari istri masih pula menyisa, sehingga rasanya belum pantaslah saya mengurai nasihat panjang lebar mengenai persiapan menuju pernikahan. Saya hanya tengah ingin berbagi ‘bekal’, lebih tepatnya rekaman kajian yang membicarakan masalah pernikahan dan rumah tangga.
Kemungkinan belum banyak buku bertema pernikahan dan rumah tangga yang sudah saya baca, meski mungkin lebih sulit untuk dikatakan sedikit. Kendala membaca adalah masalah keluangan waktu dan energi; saya tidak hendak mengatakan bahwa keluangan waktu saya begitu sempit, namun lebih pada kenyataan bahwa membaca buku/artikel bertema serius memerlukan plot waktu dan konsentrasi khusus.
Continue reading →
May 20th, 2007 — Personal, Islam, Social
Kalau mencoba menelusuri ingatan, maka sepertinya terakhir kali berkunjung ke mal Mangga Dua adalah ketika mencari travel tripod sekitar 1 tahun (atau malah 2 tahun?) yang lalu. Waktu itu menyempatkan sholat (kalau bukan dzuhur ya ashar) di mushollanya yang terletak di basement. Kalau letaknya yang di basement, panas, bising, sempit tidaklah terlalu mengejutkan. Yang membuat kaget adalah karena baunya yang luar biasa mengganggu konsentrasi, (maaf) seperti bau tinja.
Siang tadi kembali menyempatkan sholat di musholla ar rahman ketika berkunjung ke mal Mangga Dua dan ternyata bau yang menyengat pada kunjungan saya 1 tahun silam masih tetap menyengat, bahkan hampir membuat muntah kawan saya. Apakah ini hanya kebetulan emang lagi ‘rezeki’ saya ataukah lokasi musholla yang memang tidak layak karena terlampau dekat dengan septic tank?
Secara umum, di balik kemegahan gedung-gedung Jakarta, seringkali saya mendapati musholla/masjid adalah sebuah ruang yang terpinggirkan dan seadanya, seolah dilupakan dalam hiruk pikuk perencanaan dan tata ruang gedung. Fakta atau perasaan saja? Bagaimana pengalaman anda terkait musholla/masjid yang anda temui di gedung-gedung di Jakarta?
April 22nd, 2007 — Islam, Social, Books
Teman-teman Rohis Kalam STBA LIA (ternyata) telah merangkum dan membukukan (dalam format pdf) sejarah perkembangan NII dan kesaksian mahasiswa/i STBA LIA yang pernah terlibat dalam gerakan NII. Meski uraian faktanya tidak begitu lengkap, namun cukup menarik untuk dijadikan pandangan dan masukan.
Silahkan unduh bukunya melalui tautan dibawah ini: